Berita Malinau Terkini

Antisipasi Mutasi Corona B117, Dinkes Malinau Rencanakan Pemeriksaan Covid-19 di Pos Sesua

Pengendalian orang keluar masuk saat ini masih diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau untuk mencegah penyebaran virus corona

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Personel Gabungan menggelar Operasi Yustisi disiplin protokol kesehatan Covid-19 di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Pengendalian orang keluar masuk saat ini masih diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Malinau untuk mencegah penyebaran virus corona.

Tiap pelaku perjalanan, baik melalui jalur darat, udara dan laut diwajibkan untuk membawa surat keterangan hasil pemeriksaan Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, John Felix Rundupadang mengatakan hal tersebut berhasil menekan tingkat penyebaran Covid-19 yang ditularkan oleh pelaku perjalanan.

Baca juga: Balikpapan Kebagian Jatah 1.040 Vial Vaksin Covid-19, Golongan Ini Masih Jadi Prioritas

Baca juga: Wisata Pantai Monpera Balikpapan, Pengunjung Menikmati Ombak meski Masih Pandemi Corona

Informasi yang diperoleh dari Satgas Penanganan Covid-19 hingga kemarin, Kabupaten Malinau masih nol kasus dan nihil penambahan konfirmasi Covid-19.

Pengendalian orang keluar masuk yang diperkuat melalui SK Bupati Malinau tersebut sudah menampakkan hasil.

"Malinau sudah ke sekian kalinya nol kasus," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (15/3/2021).

John Felix Rundupadang menjelaskan, Dinas Kesehatan berencana untuk menerapkan pemeriksaan Covid-19 pelaku perjalanan di Pos Desa Sesua.

Baca juga: Waspada Mutasi Virus Corona B117 dan N439K, IDI Soroti tentang Resistan terhadap Antibodi

Pos pemeriksaan tersebut umunya digunakan pelaku perjalanan moda transportasi darat dari Ibu Kota Provinsi, Tanjung Selor dan Kabupaten Tanah Tidung.

"Di Pos Sesua kita rencanakan untuk buat pemeriksaan di tempat. Baru perencanaan, karena kalau mau diterapkan butuh anggaran besar, karena harus gratis," katanya.

Walaupun masih sebatas perencanaan, Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin tersebut meyakini langkah tersebut dapat mencegah penyebaran Covid-19, utamanya varian baru Corona B117.

Utamanya karena wilayah tersebut menjadi jalur perlintasan darat yang kerap dilalui oleh pelaku perjalanan moda transportasi darat.

"Langkah ini kami nilai sangat efektif, sebagai upaya pencegahan. Apa lagi banyak desas desus varian baru B117 yang dikhawatirkan juga masuk ke Kaltara. Walaupun baru perencanaan, harapan kami ini terealisasi," ucapnya.

Mutasi Corona B117 di Balikpapan

Kementerian Kesehatan terus memperluas tracing terhadap kontak erat warga yang terdeteksi varian baru Virus Corona B117 di Balikpapan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved