Breaking News:

Berita Kaltim Terkini

Gubernur Isran Noor Akui Tak Leluasa Larang Aktivitas Tambang Liar di Kaltim

Marak tambang batubara ilegal dijumpai di Kaltim, terutama di Kota Samarinda. Kondisi ini tentu menjadi sorotan w

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Lokasi diduga tambang ilegal Jalan Sukorejo RT 42, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Marak tambang batubara ilegal dijumpai di Kaltim, terutama di Kota Samarinda.

Kondisi ini tentu menjadi sorotan warga Kaltim karena belum ada teguran dari pemerintah.

Padahal aktivitas tambang liar ini rentan dapat merusak lingkungan. 

Dugaan aktivitas tambang liar marak terjadi di Kota Samarinda.

Kecamatan Palaran maupun Samarinda Seberang menjadi daerah yang menjadi aktivitas tambang liar.

Bahkan kendaraan pengangkut batubara pun seringkali melewati jalan protokol.

Baca juga: Dua Titik Tambang Ilegal di Area Makam Covid-19 Samarinda Ditelusuri Polisi, Pelaku Lain Diburu

Baca juga: Marak Aktivitas Tambang Ilegal di Samarinda, Komisi III DPRD: Itu Sudah Kejahatan Lingkungan

Perlintasan truk pengangkut emas hitam itu di jalan umum, melanggar peraturan lalu-lintas.

Bahkan seringkali truk batubara itu melewati jembatan menuju Samarinda Kota.

Hal tersebut ditanggapi Gubernur Kaltim Isran Noor, Senin (15/3/2021).

Ia mengatakan, kegiatan Karungan Prima Coal atau julukan tambang liar yang disematkan Isran Noor itu semakin menjadi-jadi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved