Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Terungkap Sebelum Meninggal Anton Medan Menderita Penyakit Ini, Sempat Jatuh dari Tempat Tidur

Meski sempat dirawat di rumah sakit, almarhum lebih banyak dirawat di rumahnya di Kampung Bulak Rata, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong,

Editor: Januar Alamijaya
Kompas.com/Robertus Belarminus
Anton Medan 

Luka di punggung almarhum ini didapat diduga karena almarhum sempat terjatuh dari tempat tidur.

"Sempet jatuh dari tempat tidur, tiga bulan lalu saya jenguk. Sampai tadi pagi saya kaget, saya baru balik dari Jambi denger bapak katanya kurang sehat, udah ngeluh-ngeluh, akhirnya siang tadi dikabarin udah gak ada," kata salah satu anak almarhum, Fiki kepada wartawan.

Diketahui, Mubalig Ramdhan Effendi atau Tan Hok Liang atau Anton Medan meninggal dunia di usia 64 tahun meninggalkan 7 anak dan 12 cucu.

Rencananya almarhum akan dimakamkan di area Pesantren At-Taibin yang dia bangun tepatnya di samping Masjid Jami At Tam Kok Liong yang sudah almarhum siapkan jauh-jauh hari.

Liang Lahat Digali 19 Tahun Lalu Sebelum Bangun Pesantren

Mubaligh Ramdhan Effendi atau Anton Medan akan dimakamkan pagi ini, Selasa 16 Maret 2021.

Anton Medan akan dimakamkan di area pondok Pesantren Attaibin yang berlokasi di Kampung Bulak Rata RT 2/8, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Uniknya, liang lahat di tengah pesantren tersebut sudah ia siapkan sejak 19 tahun lalu.

Sebelum wafat, mubaligh Ramdhan Effendi atau Anton Medan sudah menyiapkan liang lahat untuk pemakaman dirinya.

Anton Medan diketahui menghembuskan nafas terakhir di kediaman pribadinya, Kampung Bulak Rata, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (15/3/2021) sore.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved