Breaking News:

Virus Corona di Malinau

Minim SDM, Kepala Dinas Kesehatan Sebut Fasyankes di Malinau Butuh Banyak Nakes

Di Kabupaten Malinau, terdapat 18 fasilitas pelayanan kesehatan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Beren

Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang mengatakan jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Malinau merupakan satu dari sekian problem besar pelayanan kesehatan. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Di Kabupaten Malinau, terdapat 18 fasilitas pelayanan kesehatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau, John Felix Rundupadang.

Menurutnya, jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Malinau merupakan satu dari sekian problem besar pelayanan kesehatan.

Baca juga: 3 Pilar Keamanan Pangan Malinau, Tantangan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi kala Pandemi Covid-19

Baca juga: Mengenal Banteng Borneo Penghuni Hutan Kayan Mentarang Malinau, Satwa Prioritas dan Terancam Punah

"Kita punya 18 Fasyankes, termasuk di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Saat ini kendala terbesar kami adalah kurangnya Nakes," ujarnya melalui telepon seluler, Kamis (18/3/2021).

Selain masalah keterbatasan anggaran, tenaga kesehatan masih sangat dibutuhkan, khususnya bagi Fasyankes di wilayah terdalam dan perbatasan RI-Malaysia, seperti di Fasyankes wilayah Pujungan, Long Alango dan Long Berang, yang sulit dijangkau.

Menurutnya untuk Fasyankes wilayah perkotaan jumlahnya telah terpenuhi.

Namun kondisi berbeda dialami di wilayah pedalaman.

John Felix Rundupadang menerangkan, terkendala akses dan jangkauan, banyak tenaga kesehatan yang mengundurkan diri.

"Khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan, sempat beberapa kali rekrutmen, tapi jarang yang mau bertahan di sana. Karena akses dan jangkauan sulit," katanya.

Selain problem tenaga kesehatan, menurutnya keterbatasan anggaran turut menjadi problem, khususnya situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved