Breaking News:

Tingkatkan Jam Operasi Listrik, Sekatak Kini Terang 24 Jam

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero  meningkatkan layanan listrik menjadi 24 jam di wilayah Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara .

HO/PLN
Pengoperasian listrik selama 24 jam diresmikan oleh Anggota DPR RI Deddy Yevri H Sitorus bersama General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto, Asisten II Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Taupan Majid, serta Staf Ahli Bupati Bulungan Agus Andriansyah pada Rabu (17/03). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero  meningkatkan layanan listrik menjadi 24 jam di wilayah Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara .

Hadirnya layanan listrik 24 jam diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian desa dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Hingga saat ini, sudah ada 1.276 pelanggan di Sekatak telah menikmati listrik PLN.

Sebagai upaya untuk meningkatkan operasi 24 jam di sana, PLN melakukan penambahan kuota BBM yang semula 601,9 kL/th menjadi 1.041 kL/th.

BBM dikirimkan dari Kota Tarakan melalui jalur sungai dan jalan darat dengan waktu tempuh hingga 4 Jam.

Sekatak telah dilistriki oleh PLN sejak 1997 dengan jam operasi 6 jam.

Kemudian secara bertahap ditingkatkan menjadi 12 jam sejak tahun 2004. Kini masa penantian warga telah berakhir, desanya telah dilistriki PLN seharian penuh.

Pengoperasian listrik selama 24 jam diresmikan oleh Anggota DPR RI Deddy Yevri H Sitorus bersama General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto, Asisten II Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Taupan Majid, serta Staf Ahli Bupati Bulungan Agus Andriansyah pada Rabu (17/03).

Sebagai perwakilan masyarakat, Anggota DPR RI Deddy Yevri H Sitorus memberikan apresiasi pada PLN karena telah melistriki Sekatak menjadi 24 jam.

“Mohon masyarakat bisa bersinergi dengan PLN membantu kelancaran penyaluran listrik, juga membantu menjaga aset-aset PLN disini.

Semoga listrik 24 jam menyejahterakan masyarakat, salah satunya disiang hari anak-anak bisa belajar secara daring di masa pandemic,” kata Deddy.

Sementara itu, General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto mengatakan bahwa upaya ini merupakan komitmen PLN untuk menerangi negeri hingga keseluruh pelosok desa di tanah air.

“Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan listrik yang sudah menyala 24 jam, kami harap aktivitas warga semakin lancar dan fasilitas publik seperti Puskesmas, Kantor Polisi, Kantor Kecamatan dan lain-lain dapat memberikan pelayanan yang semakin prima,” jelas Saleh.

Kerja nyata PLN dalam melistriki desa-desa di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan terus diwujudkan demi menciptakan listrik yang berkeadilan hingga ke seluruh pelosok Indonesia. (dha)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved