Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Pertamina Gelar Pelatihan Pemasaran Online Berbasis Market Place di Balikpapan

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini jadi tumpuan ekonomi di tengah pandemi.

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pertamina gelar pelatihan pemasaran offline ke UMKM binaan, Jumat (19/3/2021).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini jadi tumpuan ekonomi di tengah pandemi.

Digitalisasi jadi keniscayaan pertumbuhan UMKM kita ke depan. UMKM perlu pendampingan dari mentor agar berkembang lebih cepat, termasuk yang dilakukan Pertamina.

Menggelar pelatihan pemasaran online berbasis market place menyasar salah satu kelompok UMKM binaan mereka, yakni Pawon (Patra Wonderfull Food). Kegiatan digelar pada Kamis (19/3) di kantor Kelurahan Muara Rapak.

Baca juga: Bank Indonesia Kaltim Dukung Realisasi 100 Eksportir UMKM Baru

Baca juga: Kepala BI Perwakilan Kaltim Sebut UU Cipta Kerja Justru Menguntungkan Para Pelaku UMKM

Dibuka oleh Integrated Terminal Manager Pertamina Balikpapan, Dwi Wahyu Hidayat bersama Lurah Muara Rapak, Bima Wibisono, kegiatan pelatihan ini merupakan pengembangan dari program CSR Pertamina Sehati yang sudah berjalan sejak tahun 2017 di Kelurahan Muara Rapak.

Mulai dari program awal fokus kepada pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kelurahan Muara Rapak, khususnya ibu, anak dan lansia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, hingga saat ini sudah sampai memproduksi produk produk olahan sehat yang sudah dipasarkan di beberapa outlet di Balikpapan.

Melalui kegiatan pelatihan pemasaran online berbasis market place ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelompok untuk meningkatkan penjualan. Untuk kegiatan pelatihan ini, Pertamina mengundang founder yoisoweb.com, Nur Rohmah.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Pelaku UMKM di Kaltim, BI Gelar KKI Seri 1 dan Akademi Ekspor 2021

Baca juga: Ingin Mendapatkan BLT UMKM Maret 2021, Ini Tata Cara, Syarat hingga Berkas yang Harus Disiapkan

"Banyak perubahan yang kami dapat dari pendampingan ini. Mulai dari lini kesehatan masyarakat hingga peningkatan ekonomi melalui program CSR Pertamina Sehati," jelas Bima.

Siti Imroatus Solekhah selaku Community Development Officer Integrated Terminal Balikpapan MOR VI menyebut kelompok binaan yang dilatih kali ini sebelumnya merupakan pengusaha perorangan.

Dimana mereka tergabung dalam 1 lingkungan, yakni RT 68 Muara Rapak. Maka dibentuklah Pawong, beranggotakan 11 orang yang terbaik dalam beberapa divisi, termasuk pemasaran, produksi, hingga logistik.

"Mereka (pelaku UMKM) ini kader Posyandu, PPKS juga. Saat ini mereka juga fokus industri rumah tangga, camilan dan minuman sehat berbahan baku daun kelor," ujar perempuan berhijab ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved