Breaking News:

Cover Story

Hari Puisi Sedunia, Rasa Galau dan Jatuh Cinta Jadi Inspirasi Si Cantik Fitri Patricia Menulis Puisi

Hari Puisi Sedunia, Rasa Galau dan Jatuh Cinta Jadi Inspirasi Si Cantik Fitri Patricia Menulis Puisi

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Hari Puisi Sedunia, Rasa Galau dan Jatuh Cinta Jadi Inspirasi Si Cantik Fitri Patricia Menulis Puisi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari Puisi Sedunia, rasa galau dan jatuh cinta jadi inspirasi si cantik Fitri Patricia menulis puisi.

Berpuisilah, karena dengan berpuisi, manusia yang lain mampu mengerti. Bahwa semua perasaan yang ada, tak selalu perlu dipahami.

Puisi adalah satu di antara bentuk karya sastra yang banyak disukai karena disajikan dalam bahasa yang indah dan sifatnya imajinatif.

Puisi juga dianggap sebagai rangkaian kata-kata yang menggambarkan perasaan penulisnya.

Pesan yang ingin disampaikan penyair dirangkai dengan kata-kata yang indah, yang berbeda dengan bahasa sehari-hari.

"Puisi itu biasanya diungkapkan dari orang yang sedang jatuh cinta. Biasanya dia langsung refleks bikin, di luar kepala mengungkapkan kata-kata," ujar Fitri Patricia, seorang penikmat puisi di Balikpapan.

Tak hanya menikmati, tak jarang ia membuat sendiri penyampai pesan paling indah itu. Utamanya di waktu-waktu khusus. Saat jatuh cinta atau mengulang hari spesial, contohnya.

"Kalau lagi flat, inspirasi jarang ketemu. Beda kalau jatuh cinta dan galau. Kata-katanya mengalir langsung," sebut Fitri Patricia.

Sajak buatan Fitri Patricia, sapaan akrabnya biasanya dialamatkan untuk orang kesayangan. Pemilik hati juga orangtua.

Ada hari khusus, seperti Valentine, Hari Ibu, hingga ulang tahun.

Halaman
1234
Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved