Breaking News:

BPJamsostek Balikpapan Kerjasama dengan Iwapi, Badan Usaha dan Pekerja Sepakat Jadi Peserta

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Balikpapan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan DPC Iwapi Balikpapan.

HO
BPJamsostek Cabang Balikpapan melaksanakan penandatanganan MoU dengan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi)  Kota Balikpapan di atrium Plaza Balikpapan, Rabu (24/3). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Balikpapan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi)  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Balikpapan.

Penandatanganan kerjasama dilakukan di atrium Plaza Balikpapan, Rabu (24/3).

Pada kesempatan tersebut pula di-launching Endorse Pinky Movement LPG Pertamina & HUT ke-46 Iwapi DPC Kota Balikpapan.

Turut hadir Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra.

Ketua DPC Iwapi Kota Balikpapan Ernawaty Gafar mengatakan, pada HUT ke-46 ini, pemberdayaan dan pembinaan UMKM  menjadi salah satu fokus pengembangan usaha di Iwapi.

Dan dengan MoU dengan BPJamsostek, maka  dapat memberikan perlindungan maksimal kepada para pelaku UMKM.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan setelah MoU hari ini program-program dari BPJamsostek yang ditawarkan,  seperti Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Program Jaminan Kematian,  Program Jaminan Pensiun, begitu juga Jaminan Hari Tua. 

Semoga dapat memberikan manfaat kepada anggota. Untuk anggota yang baru akan kami berikan arahan untuk menjadi peserta dari BPJamsostek. Yang luar biasa itu, ada kurang lebih 80 persen saat ini telah sepakat untuk ikut dalam kepesertaan BPJamsostek,” ujar Ernawaty.

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Balikpapan yang diwakili Kepala Bidang Kepesertaan, Murniati,  menyebutkan dilaksanakannya perjanjian kerjasama ini agar para anggota Iwapi Kota Balikpapan dan para pekerjanya mendapatkan perlindungan jaminan sosial sama seperti para pekerja di perusahaan, yaitu menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Adapun program yang dapat diikuti adalah minimal dua program yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).

Untuk pemilik usaha didaftarkan dalam sektor Penerima Upah (PU) dengan minimal dua program maksimal 4 program yang iurannya disesuaikan dengan upah.

Sementara untuk tenaga harian/lepas dapat didaftarkan dalam sektor mandiri atau disebut dengan Bukan Penerima Upah (BPU) yang iurannya minimal Rp 16.800 per bulan atau setara dengan upah Rp 1.000.000.

“BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan terimakasih atas respons Ketua Iwapi Balikpapan dan antusias anggotanya  yang hadir untuk mendaftarkan badan usaha dan para pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” pungkas Murniati. (*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved