Berita Bontang Terkini

Ditemukan Siswi SMP Tewas Tergantung di Pintu Kamar Pakai Syal, Polres Bontang Periksa Motif Korban

Siswi pelajar SMP ditemukan gantung diri di rumahnya di wilayah Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
YouTube
Ilustrasi gantung diri. Siswi pelajar SMP ditemukan gantung diri di rumahnya di wilayah Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (27/3/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Siswi yang masih duduk di bangku SMP ditemukan gantung diri di rumahnya di wilayah Kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (27/3/2021). 

Siswi berinisial W (17) itu, ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan syal oleh kakak kandungnya A di Pintu kamar rumahnya.

Pertama kali ditemukan oleh kakaknyan. Saat itu A hendak membangunkan adik perempuanya.

Baca juga: NEWS VIDEO Ledakan Ke-Dua Bom Bunuh Diri Baghdad, Saat Orang-orang Tengah Berkumpul

Baca juga: Polres Bontang Bekuk 3 Pencuri di Jalan Poros Samarinda, Bobol Rumah dan Gondol Barang Dalam Mobil

"Namun tak disangka, adik sudah tergantung di pintu kamar," ujar Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskrim Polres Bontang, Iptu Asriadi, Minggu (28/03/2021).

Sang kakak sempat mengevakuasi dengan melarikan jasad W ke rumah sakit terdekat dari rumahnya.

"Kakaknya sempat berupaya menyelamatkan adiknya dengan membawanya ke RSUD sekira, tetapi tidak tertolong," sebutnya.  

Kini Tim Inafis masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif korban yang tega mengakhiri hidupnya.

"Iya harus divisum dan belum tahu kapan hasilnya keluar. Nanti dikabarin kalau hasilnya kalau sudah ada," bebernya.

Depresi Ketergantungan Obat Tidur

Di tempat terpisah, berita sebelumnya. Rabu siang kemarin (13/1/2021), sebuah rumah tunggal bernomor 51 di Jalan Mulawarman, RT 17, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur mendadak ramai warga. 

Lantaran ada seorang pria berusia 52 tahun berinisial HS yang meregang nyawa dengan leher terjerat simpulan kain dan tali nilon.

Kejadian itu mencuri perhatian warga sekitar, ketika Ketua RT juga beberapa warga menemukan di kamar HS tergantung terdapat banyak tulisan bersifat depresi. 

Baca juga: Kronologi Pengeroyokan di Kukar, Bermula dari Berkunjung ke Rumah Wanita, Polisi Masih Buru Pelaku

Hal ini pun dipastikan Kapolsek Samarinda Kota, AKP Aldy Harjasatya.

Tulisan di dinding itu bukan sebagai pesan terakhir pria paruh baya ini. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved