Breaking News:

Gaya Hidup

Hari Film Nasional 30 Maret, 30 Karya Sineas Muda Siap Unjuk Gigi di Balikpapan Film Festival II

Hari Film Nasional 30 Maret, 30 Karya Sineas Muda Siap Unjuk Gigi di Balikpapan Film Festival Kedua

Penulis: Heriani AM | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Abdul Rachman Rizky, Ketua Sineas Muda Balikpapan. Hari Film Nasional 30 Maret, 30 Karya Sineas Muda Siap Unjuk Gigi di Balikpapan Film Festival Kedua 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hari Film Nasional 30 Maret, 30 Karya Sineas Muda Siap Unjuk Gigi di Balikpapan Film Festival Kedua 

Menyambut Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret ini, yuk tak ada salahnya membahas film Indonesia yang menjadi favorit warga Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Balikpapan.

Sekilas tentang sejarah Hari Film Nasional dimulai dari keputusan konferensi kerja Dewan Film Indonesia dengan organisasi perfilman pada 11 Oktober 1962 menetapkan hari shooting pertama dalam pembuatan film nasional yang pertama The Long March sebagai Hari Film Indonesia.

Sejak saat itu, 30 Maret dianggap sebagai Hari Film Nasional.

Usmar Ismail (Perfini) dan Djamaludin Malik (Persari) diangkat sebagai Bapak Perfilman Nasional.

Penetapan 30 Maret 1950 sebagai hari bersejarah bagi perfilman Indonesia karena pada tanggal itu untuk pertama kalinya film cerita dibuat oleh orang dan perusahaan Indonesia.

Tujuan penetapan 30 Maret sebagai Hari Film Nasional sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri, motivasi para insan film Indonesia.

Serta untuk meningkatkan prestasi yang mampu mengangkat derajat film Indonesia secara regional, nasional, dan internasional.

Tahun ini, perayaan Hari Film Nasional ke-71 bertepatan dengan 100 kelahiran tahun Usmar Ismail.

Untuk merayakannya, sejumlah lembaga ataupun komunitas seni/perfilman berkolaborasi menggelar serangkaian kegiatan di berbagai daerah. Termasuk di Balikpapan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved