Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Mall Matahari Disita Kejaksaan Agung, Pemilik Tersangkut Korupsi Asabri

Terbaru Mall Matahari milik Benny Tjokrosaputro di Pontianak Kalimantan Barat disita oleh Kejagung.

Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Matahari Mall Pontianak yang berada di jalan jenderal Urip Pontianak, Kamis 25 maret 2021 

TRIBUNKALTIM.CO - Kejaksaan Agung (Kejagung) terus memburu sejumlah aset tersangka kasus korupsi di PT Asabri (Persero).

Terbaru Mall Matahari milik Benny Tjokrosaputro di Pontianak Kalimantan Barat disita oleh Kejagung.

Selain Mall Matahari, bangunan lain yang disita oleh Kejagung adalah Hotel Maestro yang juga berada di Pontianak

Sebelumnya sejumlah aset sudah disita, mulai dari tanah, vila, apartemen, mobil mewah, lahan tambang, hingga kapal tangker.

”Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp23 triliun,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Sabtu (27/3/2021), sebagaiman dilansir dari Tribunnews.com

”Kali ini penyitaan aset milik tersangka yang berhasil disita dalam perkara tersebut yakni aset milik dan atau yang terkait tersangka BTS, berupa enam bidang tanah dan/atau bangunan di atasnya,” katanya.

Baca juga: UPDATE, Matahari Mall dan Hotel Maestro Benny Tjokrosaputro Disita, Ini Langkah Kejagung Selanjutnya

Baca juga: Jaksa Sita Aset Matahari Mall dan Hotel Maestro Milik Benny Tjokrosaputro dalam Kasus Korupsi Asabri

Penyitaan aset itu dilakukan pada Kamis (25/3/2021) lalu.

Leonard mengatakan, di atas enam bidang tanah itu berdiri dua bangunan permanen, yaitu Mall Matahari Pontianak dan Hotel Maestro Pontianak.

Selain menyita enam bidang tanah yang di atasnya berdiri mal dan hotel, penyidik Kejaksaan Agung kini juga tengah dalam proses menyita aset lain milik Benny Tjokrosaputro.

Yakni berupa tiga hamparan bidang tanah seluas kurang lebih 833 Hektare yang terletak di Desa Peniti Luar, Desa Sungai Purun Besar dan Desa Sungai Burung Kabupaten Mempawah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved