Berita Samarinda Terkini
Polisi Yakini Korban Terjatuh Sendiri Saat Kendarai Motor di Samarinda, Dua Orang Saksi Diperiksa
Motor yang ditunggangi warga Tenggarong, Kutai Kartanegara ini disebut-sebut oleng setelah mengenai pasir yang berserakan di jalan penghubung dua kota
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tewasnya Wahyu Arianta (24) yang mengendarai motor Honda Vario KT 2923 BCA setelah mengalami insiden di Jalan Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pada Jumat (26/3/2021) lalu, diyakini lantaran terjatuh sendiri.
Motor yang ditunggangi warga Tenggarong, Kutai Kartanegara ini disebut-sebut oleng setelah mengenai pasir yang berserakan di jalan penghubung dua kota ini.
Indikakasi kecelakaan tunggal tersebut diungkapkan Kasatlantas Polresta Samarinda Kompol Ramadhanil melalui Kanit Lakalantas Polresta Samarinda Ipda Henny Merdikawati saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021) hari ini.
Baca juga: Catatan Awal Tahun, Kecelakaan Maut di Penajam Paser Utara, Polres PPU Beberkan Titik Kejadian
Baca juga: Dalam 2 Hari, Terjadi Insiden Kecelakaan Truk Pengangkut Sawit di Depan Kantor DPRD Paser
"Iya jatuh sendiri itu, belum ada saksi yang melihat jika korban ditabrak, sejauh ini penyelidikan," ungkapnya.
Dua orang saksi dikatakan Ipda Henny Merdikawati telah diperiksa, namun bukan yang melihat korban ditabrak lari atau pun melihat secara pasti adanya insiden tabrakan dengan kendaraan lain.
Ditanya mengenai saksi yang diperiksa oleh Unit Lakalantas Polresta Samarinda, dia membeberkan bahwa saksi hanya menolong korban setelah melihat tak sadarkan diri ditengah jalan.
"Saksi yang diperiksa ada 2 orang. Sementara belum ada juga saksi yang datang memberikan keterangan, saksi yang kita periksa juga hanya saksi yang menolong," tegasnya.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut, Mobil Suzuki Ertiga Ditabrak Kereta, 2 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: Kecelakaan Maut Merenggut Satu Nyawa Perempuan, Simak Kronologinya, Truk Tronton Serempet Motor
Pihaknya juga mengaku masih menunggu adanya saksi yang melihat kejadian lakalantas secara utuh.
Agar terungkap penyebab pasti dari kecelakaan yang dialami pemuda berusia 24 tahun ini.
Pasalnya dari kabar dan berita yang beredar, bahwa korban diduga ditabrak oleh sebuah kendaraan lain sebelum akhirnya ditemukan meregang nyawa saat kejadian kecelakaan tersebut.
"Kami masih menunggu keterangan saksi yang melihat kejadian secara langsung," pungkasnya (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/satuan-relawan-at-taufiq-suryanata-saat-mengevakuasi-korban-wahyu-arianta-24-09.jpg)