Ramadhan 2021

Barang Pokok Naik, Pembeli Kurang, Pedagang Minta Pemerintah Pertimbangkan Keberadaan Pasar Ramadhan

Kenaikan harga beberapa komoditi pangan di pasar tradisional kota Balikpapan terjadi jelang bulan suci Ramadhan.

Penulis: Heriani AM |
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
Irwan, pemilik toko sembako Jumadi di pasar Klandasan Balikpapan, mengeluhkan sepinya pembeli. TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kenaikan harga beberapa komoditi pangan di pasar tradisional kota Balikpapan terjadi jelang bulan suci Ramadhan.

Bahkan kenaikan ini telah berlangsung sejak awal tahun 2021.

Hal ini diperparah dengan daya beli masyarakat yang masih belum terlalu bergairah di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Pedagang di Balikpapan Keluhkan Harga Cabai, Naik Sejak Awal Tahun 2021

Baca juga: Gegara Gagal Panen Jadi Penyebab Harga Cabai di Balikpapan Mahal

Menurut Irwan, pemilik toko sembako Jumadi di Pasar Klandasan Balikpapan, berkaca dari tahun 2020 lalu di mana wabah mulai merebak, membuatnya belajar dari pengalaman.

"Banyak stok yang tidak terjual. Dulu nyetok banyak barang, sekarang tidak. Ambil sesuai kebutuhan saja. Pembelinya tidak ada," kata Irwan, Rabu (31/3/2021).

Diakui Irwan, kebanyakan pelanggannya merupakan pedagang di Pantai Melawai.

Yang banyak dicari adalah bahan membuat kue, camilan, dan gorengan untuk didagangkan.

"Pedagang sekarang 'kan juga masih terbatas. Berimbas ke kami juga," imbuhnya.

Jika dibanding waktu normal sebelum pandemi, jumlah pelanggan yang berkunjung ke toko milik Irwan berkurang 70 persen.

"Yang datang paling langganan saja, sehari minimal 10 orang," ungkapnya.

Ema, pedagang lainnya, mengatakan, untuk sembako harganya relatif normal.

Hanya minyak goreng mengalami kenaikan harga menjadi Rp 28 ribu dari sebelumnya di kisaran harga Rp 20-23 ribu.

"Mulai Januari barang naik turun. Barang naik, pembeli nggak ada," tuturnya.

Ema juga berharap pemerintah mempertimbangkan keberadaan pasar Ramadhan.

Yang mana amat berdampak pada penjualan bahan-bahan pokok maupun bahan kue di tokonya.

"Biasanya kalau ada pasar Ramadhan, ramai pelanggan cari bahan kue. Tahun kemarin itu sepi karena dibatasi. Mudah-mudahan tahun ini ada perubahan," ucapnya.

Berita tentang Balikpapan

Berita tentang Ramadhan

Penulis: Heriani | Editor: Rahmad Taufiq

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved