Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Pemkot Samarinda Gandeng Kejati Kaltim untuk Pengamanan Aset Daerah, Ini Kata Dosen FEB Unmul

Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda telah melakukan kerja sama dengan Kejati Kalimantan Timur (Kaltim) terkait pengamanan aset daerah.

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Chairul Anwar atau akrab disapa Bang Cody, Akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FEB Unmul) Kota Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda telah melakukan kerja sama dengan Kejati Kalimantan Timur (Kaltim) terkait pengamanan aset daerah.

Kerja sama itu disampaikan Walikota Samarinda Andi Harun saat bersama rombongan menemui Kepala Kejati Kaltim, Deden Riki Hayatul Firman, Selasa (30/3/2021) kemarin.

Merespons hal tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman (FIEB Unmul) Kota Samarinda Chairul Anwar, angkat bicara.

Baca juga: Akedemisi Unmul Herdiansyah Hamzah Dukung Pemkot Samarinda Gandeng Kejati Tuntaskan Persoalan Aset

Baca juga: Sekwan Tanggapi Isu Adanya Gesekan antara Pemkot dan DPRD Samarinda usai Sidak Walikota Andi Harun

Ia menyambut baik dengan siapapun Pemkot Samarinda bekerja sama terkait permasalahan aset daerah tersebut.

Karena, menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang krusial.

Lebih lanjut, ia mengatakan, masalah aset daerah di Kota Tepian ini memanglah menarik karena Samarinda merupakan ibu kota Kaltim, sehingga masalah aset tersebut harus diperjelas agar terjaga.

"Karena bagaimanapun di sana adalah uang rakyat, jangan sampai itu aset hilang ke sana-ke sini," ungkapnnya Rabu (31/4/2021).

Ia berpesan agar pengelolaan aset daerah melalui aplikasi juga diamankan dan harus diperbarui.

"Baik aset daerah tersebut kecil atau besar," kata pria yang akrab disapa Cody ini.

Dia berharap aset-aset daerah di Kota Samarinda, tidak menjadi barang mati yang hanya berlegalkan kertas atau legal segala macamnya.

Tetapi aset itu juga bisa menjadi produktif, misalkan adanya aset tanah yang harus dimanfaatkan.

"Kalau tidak komersil bisa dimanfaatkan menjadi taman kota atau apapun, biar bisa menjadi bermanfaat, misalnya gedung, itu kan ada pembayaran listrik dan pembayaran lainnya. Kalau tidak dimanfaatkan, kan disayangkan," ucapnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved