Berita Balikpapan Terkini
TA Ditemukan Dalam Kondisi Bersimbah Darah, Aparat Polisi Balikpapan Gelar Olah TKP
Seorang warga berinisial TA ditemukan dalam kondisi penuh darah di sekujur tubuhnya di area wudhu Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan, Jumat (2/4/2021).
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang warga berinisial TA ditemukan dalam kondisi penuh darah di sekujur tubuhnya di area wudhu Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan, Jumat (2/4/2021).
Korban diduga hendak menunaikan ibadah namun saat hendak mengambil wudhu, tiba-tiba didekati oleh dua orang tak dikenal dan lantas dibacok oleh dua orang tersebut dengan sebilah sajam.
Baca juga: Kesal Lantaran Istrinya Diajak Pergi, Pria di Balikpapan Nekat Lakukan Penganiayaan
Baca juga: NEWS VIDEO Bayi Berumur 4 Bulan Dianiaya Ayahnya Sendiri, Hingga Ancam Bunuh Istri
"Itu jemaah kami, dia mau salat subuh terus didatangi sama dua orang lalu terjadi pembacokan. Belum sempat salat, dia baru mau ambil wudhu," ungkap Ketua Masjid Agung At Taqwa, Solahudin Siregar dikonfirmasi jelang ibadah Sholat Jumat.
Usai dibacok, TA lantas diketahui tersungkur di sebuah kursi tak jauh dari area wudhu.
Solahudin mengungkapkan bahwa korban merupakan warga sekitar masjid.
Belum diketahui motif dari pembacokan tersebut, namun kejadian tersebut telah dilaporkan ke polisi dan melarikan TA ke Rumah Sakit Tentara.
Kemudian sekira pukul 10.00 Wita, Kasubdit Jatanras Polda Kaltim, AKBP Agus Puryadi dan Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro tiba di lokasi guna melakukan olah TKP.
Baca juga: Mengakui Seluruh Perbuatannya, Pelaku Penganiaya Istri dan Anak Terancam 15 Tahun Penjara
Termasuk juga Unit Inafis Polresta Balikpapan yang tampak mengikuti proses olah TKP.
Beberapa lokasi yang dilewati TA lantas ditutup menggunakan garis polisi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian di area Masjid Agung At-Taqwa tersebut pagi tadi.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah : Editor: Mathias Masan Ola
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/proses-olah-tkp.jpg)