Breaking News:

Virus Corona

Terjawab Penyebab Anggota Brimob Meninggal Usai Divaksin Covid-19 AstraZeneca, Ngeluh Tak Bisa Jalan

Terjawab penyebab Anggota Brimob meninggal usai divaksin Covid-19 AstraZeneca, mengeluh tak bisa jalan

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Ilustrasi, jajaran Polda Kaltim jalani vaksinasi tahap pertama di BSCC Dome, Selasa (30/30/2021), TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang personel Brimob Polda Maluku dikabarkan meninggal 5 hari usai mendapatkan vaksin Covid-19.

Anggota Brimob bernama Iptu Lourens Tenine mengikuti proses vaksinasi massal menggunakan vaksin AstraZeneca.

Usai divaksin, Iptu Lourens Tenine sempat mengeluhkan sakit di bagian dada dan lutut, serta mengaku sulit berjalan.

Selang 5 hari usai divaksin, personel Brimob ini menghembuskan nafas terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikyal Pontoh angkat bicara terkait meninggalnya seorang anggota Brimob usai divaksin.

Seperti diberitakan sebelumnya, personil Brimob Polda Maluku atas nama Iptu Lourens Tenine dikabarkan meninggal dunia lima hari setelah disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Anggota Brimob Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Kadinkes Beberkan Fakta Sebenarnya

Baca juga: Penjelasan Medis Satpam Meninggal Usai Divaksin, Gejala Demam Tinggi dan Sesak Nafas, Mirip Covid-19

Diketahui vaksin yang disuntikan ke Iptu Lourens Tenine yakni vaksin AstraZeneca.

Meikyal Pontoh memastikan, Danki 4 Yon A Pelopor tersebut meninggal karena terpapar Covid-19.

"Menurut laporan, yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19," kata Meikyal melalui telepon, Minggu (4/4/2021).

Selain itu, dia menyebut almarhum meninggal bukan akibat mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) melainkan sakit hipertensi.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved