Berita Paser Terkini
DTPH Target Produksi Padi di Kabupaten Paser Tahun Ini Naik 10 Persen
Produksi padi di Kabupaten Paser sejak tahun 2020 mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2019.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Produksi padi di Kabupaten Paser sejak tahun 2020 mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2019.
Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Paser, Yusuf mengatakan, peningkatan produksi tersebut sebesar 8,53 persen.
"Produksi padi kita tahun 2020 mencapai 52.366 ton, seperti yang dirilis BPS dibanding tahun 2019 lalu, ada peningkatan sebesar 8,53 persen," kata Yusuf, Senin, (5/4/2021).
Baca juga: Air Terjun Swan Slutung Muara Komam, Jadi Potensi Baru Objek Wisata Alam di Paser
Baca juga: Pemuda Paser Ciptakan Aplikasi Jasa Layanan Ojek Online, Driver Tak Kena Potongan, Tanpa Sistem Poin
Dengan mengacu pada rilis BPS lanjutnya, produksi padi di Kabupaten Paser pada tahun 2019 mencapai 48 ribu ton lebih.
Sedangkan target Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Paser hanya menargetkan 5 persen untuk peningkatan produksi padi.
"Sebenaranya kita melebihi target, Kita hanya menargetkan 5 persen pada tahun 2020, namun hasilnya melampaui target," ucap Yusuf.
Baca juga: Perbaikan Jalan Depan DPRD Paser, Basri Mansur: Kasihan Hanya Fokus di Satu Titik
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Paser optimis bisa menjadi daerah penyangga pangan untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru.
Sedangkan di tahun 2021 ini, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Paser menargetkan peningkatan produksi mencapai 10 persen
Berbagai upaya akan dilakukan, untuk mewujudkan rencana tersebut dengan memanfaatkan segala sumber pendanaan baik dari tingkat pusat, provinsi hingga Kabupaten.
Yusuf mengatakan, harapan Bupati dan Wakil Bupati Paser untuk menjadikan Pertanian sebagai sektor andalan dapat terwujud.
Diketahui bahwa di Kabupaten Paser ada 13 ribu hektar lahan terdiri dari 10 ribu lahan sawah dan 3 ribu lahan padi gunung yang tersedia untuk dimanfaatkan sebagai area pengembangan pertanian.
Baca juga: Pertanian di Paser Jadi Sektor Andalan, Prioritaskan Peningkatan Produksi Padi dan Jagung
Lahan tersebut tersebar di 5 Kecamatan yang dijadikan sentra pangan, meliputi Long Kali, Pasir Belengkong, Long Ikis, Tanah Grogot dan Kecamatan Kuaro.
Sedangkan lahan tersedia yang paling luas yang ada di Kabupaten Paser, kata Yusuf, berada di Kecamatan Long Kali dengan luas 5.600 hektar.
Selebihnya berada di Pasir Belengkong seluas 4.000 hektar, di Long Ikis 1.400 hektar, di Tanah Grogot 2.400 hektar dan di Kecamatan Kuaro seluas 400 hektar.
"Semua lahan di lima kecamatan itu siap dimanfaatkan untuk peningkatan produksi padi tahun ini," tutup Yusuf. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aktivitas-petani-panen-padi-di-dusun-dundang-desa-bekoso-kecamatan-pasir-belengkong.jpg)