Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Tujuannya Dibongkar, Polri Sebut Ada Kelompok Tuding Bom Makassar & Penyerangan Mabes Polri Rekayasa

Polri menyebut ada kelompok yang menuding bom bunuh diri di Makassar dan penyerangan di Mabes Polri adalah rekayasa, tujuannya tak main-main.

Editor: Doan Pardede
TRIBUNNEWS.COM/DANANG TRIATMOJO
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono 

TRIBUNKALTIM.CO - Polri menyebut ada kelompok yang menuding bom bunuh diri di Makassar dan penyerangan di Mabes Polri adalah rekayasa, tujuannya tak main-main. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menyebutkan, masih ada sejumlah tantangan dalam menanggulangi terorisme di Indonesia.

Salah satu tantangan terbesar bagi Polri yakni masyarakat yang tidak percaya adanya gerakan radikal atau terorisme.

Tujuannya, juga tak main-main.

Baca juga: Istana Negara Target Selanjutnya? Pengamat UI Sebut Bom Gereja Makassar dan Teror Mabes Polri Mirip

Baca juga: Pakar Psikologi Forensik Bongkar Pesan Dibalik Aksi Zakiah Aini di Mabes Polri, Polisi Wajib Waspada

"Pertama adalah gerakan radikal yang ada sebagaan masih tidak percaya, atau sebagian sengaja tidak percaya. Ini masih terjadi di masyarakat," kata Rusdi dalam sebuah diskusi virtual, Minggu (4/3/2021).

Bahkan, menurut Rusdi, ada yang berpendapat bahwa pengeboman di Gereja Katedral Makassar dan penembakan di Mabes Polri bukan merupakan kejadian nyata.

Rekaman CCTV ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Berikut ini daftar korban bom bunuh diri yang terluka.
Rekaman CCTV ledakan bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Berikut ini daftar korban bom bunuh diri yang terluka. (TribunMakassar/Istimewa)

Tujuannya membuat masyarakat bingung

Anggapan-anggapan ini, kata dia, menyebabkan kebingungan di masyarakat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved