Breaking News:

Kisruh Partai Demokrat

Pengamat Sebut Pemenang Drama Partai Demokrat Adalah Jokowi, Bukan AHY atau Moeldoko

pemenang sesungguhnya di drama Partai Demokrat adalah Presiden Jokowi, bukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau AHY.

Instagram @jokowi
Presiden Jokowi dianggap pengamat sebagai pemenang drama Partai Demokrat 

TRIBUNKALTIM.CO - Kisruh yang terjadi di Partai Demokrat menuai komentar dari banyak pihak.

Sebagaimana diketahui partai berlambang mercy itu saat ini tengah terbelah.

Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang Sumatera Utara memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum.

Namun hasil KLB di Sumatera Utara itu dianggap tak sah oleh kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Melansir Tribunnews.com Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai, pemenang sesungguhnya di drama Partai Demokrat adalah Presiden Jokowi, bukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau AHY.

“Karena dengan penolakan Kemenkumham tersebut, Jokowi telah lepas dari cap atau tudingan sebagai pemecah Partai Demokrat,” ujar Qodari dalam keterangannya, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Kubu Moeldoko Minta SBY Buat Partai Baru, Demokrat Kubu AHY: KLB Abal-abal Terpapar Virus Halusinasi

Baca juga: Belum Berakhir, Kubu Moeldoko Klaim Sah Gunakan Simbol Demokrat, Beber Ajang Pertarungan Selanjutnya

Sementara citra SBY, kata Qodari, telah luntur pasca-drama Partai Demokrat. Sebab aneka masalah di PD telah terungkap khususnya tentang minimnya demokrasi di internal parpol berlogo segi tiga merah putih itu.

“Dulu pernah terbit biografi berjudul “SBY Sang Demokrat”. Buku ini luntur karena kan sekarang terungkap bahwa AD/ART-nya Partai Demokrat banyak masalah dan kurang demokratis,” ujar Qodari.

Qodari juga setuju dengan pendapat Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) seharusnya meminta maaf secara terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebab, menurutnya, kubu AHY sebelumnya telah membangun kesan bahwa istana berada di balik kudeta di Partai Demokrat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved