Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Nadiem Makarim Sebut Setiap Kali Bertemu CGP,  Stres dan Pusing Tiba-Tiba Hilang

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia, Nadiem Makarim berkunjung ke PPU dalam rangka meninjau vaksinasi untuk guru dan peserta didik.

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia, Nadiem Makarim berserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangka meninjau vaksinasi untuk guru dan peserta didik.

Selain melakukan tinjauan terkait dengan vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik, Nadiem juga melakukan diskusi dengan warga sekolah, kemudian diskusi terkait dengan pemanfaatan Dana Bos, Isu Guru dan tenaga kependidikan, pembelajaran tatap muka terbatas khusunya di PPU serta program Pendidikan Guru Penggerak di SD Negeri 25 Penajam pada Rabu (7/4/2021) siang.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di PPU, Mendikbud Nadiem Makarim Salut Guru Sudah Divaksin Covid-19

Terkait dengan program pendidikan guru penggerak (PGD) sendiri, adalah merupakan program pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan dan kebudayaan RI.

Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon Guru Penggerak. Selama program, guru tetap menjalankan tugas mengajarnya sebagai guru.

Di Kabupaten PPU sendiri ada sebnayak 63 Calon Guru Penggerak (CGP) yang telah menjalani pelatihan. 

Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa saat dirinya bertemu dengan para guru terhadap program tersebut, para guru mengaku seolah-olah program tersebut belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Tinjau Vaksinasi Covid-19, Nadiem Makarim Apresiasi Guru Jadi Prioritas di Balikpapan

"perubahan paradigma mereka, sudah tiga kali guru hampir menangis di depan saya dan menyebut bahwa saya tidak pernah menyadari betapa salahnya pemikiran saya mengenai apa itu guru sebelum saya bergabung program ini," kata dia.

Tambah Nadiem, dirinya mengaku setiap kali bertemu dan berbicara dengan CGP atau Calon guru penggerak, baik itu stres atau pusing yang dihadapi selama menjadi menteri  tiba-tiba menjadi hilang.

"Kemudian saya tiba-tiba jadi yang optimis lagi karena jadi menteri  itu sulit kita kadang-kadang selalu memikirkan apa yang kemungkinan-kemungkinan yang tidak berhasil," ujarnya.

Ikuti berita lainnya tentang News Video

Ikuti berita lainnya tentang Nadiem Makarim

Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Wahyu Triono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved