Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Dugaan Limbah Pabrik di Sanga-sanga Kukar, Pertamina Akui Pencemaran Lumpur dari Sebuah Perusahaan

Pertamina Sub Holding Upstream (SHU) Zona 9 Field Sangasanga turun tangan langsung serta mengoordinasikan pembersihan aliran lumpur.

HO/WARGA SANGA
Kondisi parit di Kelurahan Sangasanga Dalam, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur yang telah berubah warna akibat tercemar limbah dari perusahaan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pertamina Sub Holding Upstream (SHU) Zona 9 Field Sangasanga turun tangan langsung serta mengoordinasikan pembersihan aliran lumpur yang masuk ke badan sungai di RT 18 dan RT 10 Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa (6/4) petang warga RT 18 mengeluhkan kondisi air di parit yang keruh karena lumpur.

Mendapat laporan ini tim Pertamina SHU Zona 9 Field Sangasanga segera menindaklanjuti dengan menerjunkan tim untuk mencek ke lokasi dan menginvestigasi sumber lumpur, serta melokalisir aliran lumpur di sejumlah titik.

Baca juga: Aksi Mandi Lumpur Depan Kantor Gubernur Kaltim, Peserta Demo: Setiap Hari Lumpur Ada Saat Hujan

Baca juga: Pengendara Mobil APV Diamankan Warga, Ditemukan Dalam Kondisi Pakaian Penuh Lumpur dan Mengaku Mabuk

Tim pun segera melaksanakan pembersihan dengan menyemprotkan air dan mengerahkan sejumlah peralatan untuk mempercepat upaya ini.

Dalam rilisnya, Senior Manager Relations, Regional 3 Pertamina Sub Holding Upstream, Farah Dewi menyampaikan, hingga, Rabu petang (7/4/2021) kemarin.

Kondisi endapan lumpur yang diduga limbah di saluran air warga diidentifikasi berasal dari kegiatan housekeeping cementing unit milik PT Halliburton sudah jauh berkurang.

“Material lumpur ini bukan limbah B3 namun merupakan water based chemical yang sudah diambil sampelnya dan sedang menunggu hasil analisis dari laboratorium,” ujarnya.

Lanjut dia, Tim Field Sangasanga juga berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Ketua RT setempat, dan Lurah Sangasanga dalam upaya penanggulangan.

Baca juga: Diduga Tambang Ilegal, Warga Dekat Makam Raudhatul Jannah Samarinda Mengeluh Lumpur Usai Hujan

Tim juga memberikan sosialisasi terkait upaya penanganan aliran lumpur kepada warga RT 18 dan Muspika Kecamatan Sangasanga.

Selain itu, bantuan berupa air bersih juga disalurkan terhadap warga terdampak mulai hari Rabu.

Halaman
1234
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved