Breaking News:

PLN Apresiasi Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Mudahkan Sertifikasi Aset

PLN dan Kementerian ATR/BPN bersinergi dalam sertifikasi aset yang dimiliki PLN. Pada 2020, PLN  telah menerima sebanyak 20 ribu sertifikat baru.

HO/PLN
Sebagai apresiasi,  dalam  upaya menunjang  kemudahan bagi ATR/BPN untuk proses sertifikasi, PLN memberikan sarana dan prasarana kepada Kementerian ATR/BPN berupa sarana kerja seperti PC, laptop, dan printer sebanyak 1.545 unit. 

TRIBUNKALTIM, JAKARTA - PLN dan ATR/BPN (Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional) terus bersinergi dalam sertifikasi aset yang dimiliki PLN.

Pada 2020, PLN  telah menerima sebanyak 20 ribu sertifikat baru maupun pembaharuan di seluruh Kantah BPN di seluruh Indonesia dengan nilai aset mencapai Rp 6,3 triliun.

Sebagai apresiasi,  dalam  upaya menunjang  kemudahan bagi ATR/BPN untuk proses sertifikasi, PLN memberikan sarana dan prasarana kepada Kementerian ATR/BPN berupa sarana kerja seperti PC, laptop, dan printer sebanyak 1.545 unit.

Apresiasi ini disampaikan secara simbolik oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini kepada Menteri ATR /BPN Sofyan Djalil dalam Rapat Kerja Nasional Kementerian ATR/BPN di Hotel Intercontinetal Pondok Indah Jakarta Selatan, (6/4).

Dirut PLN Zulkifli Zaini memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada Kementerian ATR/BPN, berupa PC, laptop, dan printer sebanyak 1.545 unit.
Dirut PLN Zulkifli Zaini memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan sarana dan prasarana kepada Kementerian ATR/BPN, berupa PC, laptop, dan printer sebanyak 1.545 unit. (HO/PLN)

“Ini merupakan apresiasi dan pengakuan atas komitmen yang profesional dari PLN terhadap Kementerian ATR/BPN atas kerja sama yang telah terjalin sampai dengan saat ini.

PLN memiliki kurang lebih 93 ribu persil bidang tanah yang harus dilegalkan dan disertifikasi sebagai aset milik negara yang dipercayakan kepada PLN,” tutur Zulkifli.

Dia menambahkan, pada tahun 2021 ini, PLN masih tetap berkomitmen untuk terus melakukan sertifikasi terhadap aset-aset Perusahaan dengan target 27 ribu sertifikat agar target 70 persen persil tanah PLN bersertifikat tercapai dan terdapat 200 aset prioritas untuk diselesaikan.

Sebelumnya, PLN dan Kementerian ATR/BPN melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman pada 12 November 2019 dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama seluruh Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Kementerian ATR/BPN bersama General Manager Unit Induk  PLN pada 27 November 2019 lalu.

“Terima kasih kami sampaikan atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada PLN, baik dalam proses pengadaan tanah, pendaftaran tanah penyelesaian sengketa tanah dan juga supervisi ganti rugi atas tanah PLN yang terdampak proyek strategis nasional,” tutup Zulkifli. (*)

Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved