Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Korban Penganiayaan di Areal Masjid At-Taqwa Balikpapan Lewati Masa Kritis, Enggan Beber Ciri Pelaku

Korban penganiyaan bernama Tamrin (43) berangsur pulih. Kini dia diperbolehkan pulang sejak Jumat (9/4/2021) ke rumahnya di RT 06 Kelurahan Klandasan

Kompas.com
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Korban penganiyaan bernama Tamrin (43) berangsur pulih. Kini dia diperbolehkan pulang sejak Jumat (9/4/2021) ke rumahnya di RT 06 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Meski diperbolehkan pulang, Tamrin masih dalam kondisi lemas dengan sejumlah anggota tubuh dibalut sejumlah perban.

Tamrin bercerita bagaimana peristiwa naas itu menimpanya.

Baca juga: Kasus Penganiayaan di Kawasan Masjid At Taqwa Balikpapan, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Baca juga: Dirawat Intensif, Korban Penganiayaan di Area Masjid Balikpapan Nyaris tak Bisa Gerakkan Jari

Kala itu ia hendak melaksanakan salat subuh seperti biasanya. Ia pun meninggal rumah sekira pukul 05.00 wita dan sempat dilihat sang mertua.

"Mertua saya lihat sebelum saya keluar dari rumah, bahkan saya juga sempat bangunin anak saya untuk ajak ke masjid," ujar Tamrin.

Tak ada perasaan janggal apapun, Tamrin berjalan menuju Masjid Agung At Taqwa berjarak sekira 300 meter dari rumahnya. Dengan sajadah dan tasbih yang dipegangnya, Tamrin nyaris mendekati area masjid.

Namun tepat di Tugu di Jalan Wiluyo Puspoyudo tersebut datang seseorang yang membawa dua bilah parang di tangan kanan dan kiri.

"Pas dekat tugu itu ada orang datang dari belakang saya lihat dia bawa parang di tangan kanan dan kiri, terus langsung dibacoknya di sebelah punggung saya," katanya.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved