Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Diduga akibat Aktivitas Ngisi Baterai Handphone saat Tidur, 2 Rumah di Palaran Hangus Terbakar

Hajjah Nurbayah terduduk lemas dan berupaya kuat menyandarkan punggung. Ia hanya bisa memandangi rumahnya yang hangus terbakar di kawasan Kelurahan H

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kapolsek Palaran AKP Roganda bersama jajaran Polsek Palaran dan Babinsa TNI memasang garis polisi sesaat setelah pemadaman api yang menghanguskan 2 rumah tunggal dan 1 rumah terdampak di RT 02 Jalan Nusa Indah, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/2/2021). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Hajjah Nurbayah terduduk lemas dan berupaya kuat menyandarkan punggung.

Ia hanya bisa memandangi rumahnya yang hangus terbakar di kawasan Kelurahan Handil Bakti, tepatnya di Jalan Parikesit, Jalan Melati, Jalan Nusa Indah RT 02, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur,

Nurbayah menjadi korban kebakaran di awal bulan Ramadhan, Selasa (13/4/2021) kemarin.

Baca juga: Jalan Pattimura Samarinda Kembali Longsor, Ini Kata Sekdaprov Kaltim

Baca juga: Balap Liar di Malam Ramadhan, Puluhan Motor Diamankan Polresta Samarinda, Diambil Ketika Lebaran

Saat kebakaran terjadi, Nurbayah mengaku sedang tidur di dalam rumah.

"Kompor saat saya tidur, saya pastikan sudah mati, tak ada kegiatan memasak. Dan saya sendirian di rumah, terkejut tahu-tahu ada api. Saya saja bangun tidur pakai sarung, api sudah jadi, tanpa ada suara ledakan," tuturnya.

Kapolsek Palaran AKP Roganda bersama jajaran Polsek Palaran dan Babinsa TNI memasang garis polisi sesaat setelah pemadaman api yang menghanguskan 2 rumah tunggal dan 1 rumah terdampak di RT 02 Jalan Nusa Indah, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/2/2021). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kebakaran menghanguskan 2 rumah tunggal dan satu rumah terdampak di RT 02 Jalan Nusa Indah, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (13/2/2021). Sebuah mobil sedan ikut hangus terbakar, kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Nurbayah mengaku bersyukur masih selamat karena sempat terbangun dari tidur seraya mengenakan sarung dan perhiasan gelang masih melingkar di tangannya.

Junaidi (38), anak sulung Nurbayah, membenarkan ibunya tak tahu apa-apa karena sedang tidur tiba-tiba terjadi kebakaran.

"Iya, ibu saya memang terkejut. Saya yang sedang mengajari anak-anak mengaji, juga terkejut begitu ada pemberitahuan dari tetangga dan anak tetangga berteriak rumah nenek terbakar.

Halaman
123
Penulis: Nevrianto
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved