Jumat, 1 Mei 2026

Ramadhan 2021

Doa untuk Sahur Ramadhan serta Amalan Sahur, Lengkap Niat Puasa, Ada Doa dan Amalan Buka Puasa

Berikut ini doa untuk sahur Ramadhan serta amalan sahur, lengkap dengan niat puasa, ada doa dan amalan buka puasa.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Freepik
Ilustrasi. Berikut ini doa untuk sahur Ramadhan serta amalan sahur, lengkap dengan niat puasa, ada doa dan amalan buka puasa. 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut ini doa untuk sahur Ramadhan serta amalan sahur, lengkap dengan niat puasa, ada doa dan amalan buka puasa

Hari ini, Rabu 14 April 2021, memasuki hari kedua puasa Ramadhan 1442 H semoga dilancarkan dan dimudahkan.

Jangan lupa untuk memulai dengan sahur, berikut doa sahur dan amalan sahur lengkap dengan niat puasa beserta doa dan amalan buka puasa

Pengertian puasa, mengutip dari  banten.kemenag.go.id, secara bahasa berarti menahan diri.

Sedangkan  pengertian puasa dari segi istilah, yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan beberapa syarat dan rukun.

Ibadah puasa adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap orang Islam, baik orang kaya maupun miskin.

Sehingga, ibadah puasa diwajibkan kepada orang Islam dengan tidak memandang harta dan kedudukan, kecuali mereka yang sakit atau ada halangan yang dibenarkan oleh syariat Islam.

Doa Sahur

Agar lebih afdal atau lebih utama, ada baiknya kita melafalkan doa sebelum memulai makan sahur seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Seperti apa bunyi doanya?

Dilansir dari Tribun Wow (tayang 17 Mei 2018) yang mengutip situs resmi Nahdlatul Ulama (NU Online), sahur dilaksanakan menjelang subuh.

Rasulullah SAW menganjurkan mereka yang akan berpuasa pada siang hari untuk menyantap hidangan di waktu sahur.

Baca juga: Bacaan Doa Sahur Puasa Ramadhan, Dianjurkan untuk Mengakhirkan Sahur, Niat Puasa dan Doa Buka Puasa

Baca juga: Jadwal Imsak 2021 Balikpapan, Lengkap Doa dan Waktu Buka Puasa Ramadhan 1442 H, Ada Link Download

Rasulullah SAW mengatakan bahwa santapan hidangan sahur itu penuh berkah sebagai keterangan hadits berikut ini:

وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم السحور كله بركة فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء فإن الله عز و جل وملائكته يصلون على المتسحرين

Artinya, “Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Sahur sepenuhnya mengandung berkah.

Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur,’” (HR Ahmad).

Anjuran makan sahur ini begitu kuat. Oleh karena itu, kesempatan makan di waktu sahur sedapat mungkin tidak dilewatkan.

Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air mengingat keberkahan Allah yang luar biasa saat itu.

وعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم تسحروا ولو بجرعة من ماء رواه ابن حبان في صحيحه

Artinya, “Dari Abdullah bin Umar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘’ Hendaklah kalian bersahur meskipun hanya seteguk air,” (HR Ibnu Hibban).

Dalam hal ini, ada doa yang bisa dibaca ketika menyantap hidangan sahur. Lafal doanya adalah sebagai berikut ini:

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya, “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW saat menyantap hidangan sahur.

Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani.

Pada hadits ini, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa kurma adalah sebaik-baik hidangan sahur.

Kegiatan dapur umum kembali digelar untuk menyiapkan makanan yang dibagikan saat buka puasa dan sahur (istimewa)

وروي عن السائب بن يزيد رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم نعم السحور التمر وقال يرحم الله المتسحرين

Artinya, “Diriwayatkan oleh As-Saib bin Zaid RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.” Rasulullah SAW lalu berdoa, ‘Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur,’” (HR At-Thabarani).

Hadits ini dikutip oleh Syekh Abdul ‘Azhim al-Mundziri dalam Kitab At-Targhib wat Tarhib, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyyah], cetakan pertama, juz II, halaman 90. Wallahu a’lam. (Alhafiz K/NU Online)

Niat Puasa Ramadhan

Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama".

Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan.

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

Doa Buka Puasa

Berikut ini doa berbuka puasa:

Lafaz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafaz Kedua,

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678).

Amalan Saat Sahur dan Buka Puasa

Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Dr Imam Makruf menyampaikan, Nabi Muhammad SAW mencontohkan untuk menyegerakan berbuka puasa saat azan Magrib berkumandang.

Sementara, orang yang berpuasa sebaiknya menjalankan sahur saat mendekati waktu imsak.

"Amalan sunah yang dituntunkan Rasulullah SAW adalah mempercepat atau mensegerakan Takjil atau berbuka puasa, dan mengakhirkan dalam melakukan sahur," ujar Imam dalam tayangan YouTube Tribunnews.com.

Menurutnya, amalan sunah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tersebut menyenangkan untuk dilakukan oleh orang yang berpuasa.

"Ini amalan yang mudah juga menyenangkan. Siapa yang tidak suka kalau berbuka lebih cepat?"

"Siapa yang tidak senang kalau sahur di akhir agar puasa kita lebih baik," ungkapnya.

Imam Makruf menambahkan, melakukan amalan sunah akan menambah pahala di bulan Ramadhan.

"Ibadah di bulan Ramadhan begitu terbuka dan banyak yang bisa kita lakukan untuk menambah pahala."

"Amalan sunah bisa menyempurnakan dan tambahan keberkahan kita di bulan Ramadhan," jelas dia.

(Tribunnews.com/Nuryanti)



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Niat Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa, Lengkap dengan Amalan saat Sahur dan Buka Puasa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved