Breaking News:

GM PLN UIP Kalbagtim Tinjau Proyek SUTT di Tanjung Selor, Monitoring Pembangunan dan Inspeksi K3

Kegiatan ini memonitoring progres pembangunan proyek serta inspeksi aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang wajib dilaksanakanan pekerja.

HO
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim), Muhammad Ramadhansyah, melaksanakan site visit dan HSSE Inspection di proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Redeb – Tanjung Selor serta SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tideng Pale, Selasa (6/4/2021) 

TRIBUNKALTIM.CO - General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim), Muhammad Ramadhansyah, melaksanakan site visit dan HSSE Inspection di proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tanjung Redeb – Tanjung Selor serta SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tideng Pale, Selasa (6/4/2021).

Kegiatan ini dalam rangka memonitoring progres pembangunan proyek serta inspeksi aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang wajib dilaksanakanan oleh pekerja di lapangan.

“Ini merupakan agenda rutin manajemen sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelaksanaan dan implementasi K3 di UIP Kalbagtim”, tutur Ramadhansyah.

Pembangunan SUTT 150 kV Tanjung Redeb – Tanjung Selor terbagi atas 2 section.

Section 1 yang telah mencapai progress 81%, merupakan pembangunan tower yang membentang dari Gardu Induk Tanjung Redeb di Kelurahan Gunung Panjang hingga Desa Gunung Tabur dekat perbatasan Kalimantan Timur dan Utara.

Sedangkan Section 2 merupakan untaian pembangunan tower yang melewati Desa Binai, Sajau, Jelarai dan berakhir di Gardu Induk Tanjung Selor yang terletak di Desa Gunung Seriang di Kecamatan Tanjung Selor dengan progres saat ini mencapai 73,9%.

“Ini merupakan proyek strategis nasional yang menjadi pintu gerbang interkoneksi kelistrikan antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” ujar Ramadhansyah.

Kemudian kunjungan juga dilaksanakan di proyek SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tideng Pale, yang saat ini tengah dalam kelanjutan progres pengadaan tanah serta pelaksanaan pekerjaan pondasi tower.

Pembangunan proyek ini terdiri dari 3 section dengan jumlah tower sebanyak 317 titik.

SUTT tersebut akan menyambungkan sistem kelistrikan dari Tanjung Selor ke Tideng Pale, dimana nantinya melalui Gardu Induk Tidang Pale akan terhubung secara otomatis hingga Malinau oleh SUTT 150 kV Tideng Pale – Malinau yang telah selesai pada 2019 lalu.

Beberapa aktivitas besar saat ini diantaranya proses pengadaan lahan dan kompensasi ruang bebas/ Right of Way (ROW), dimana PLN bersama masyarakat dan instansi pemerintahan terkait menginventarisir wilayah yang dilintasi oleh jalur SUTT tersebut.

Sehingga besaran nilai tanah/ganti rugi tanam tumbuh segera dapat disalurkan sesuai peraturan yang berlaku dan lahan yang akan digunakan maupun dilintasi siap dimanfaatkan.

“Kami mengharapkan peran serta instansi pemerintahan maupun swasta, serta seluruh lapisan elemen masyarakat untuk mendukung PLN menyelesaikan proyek kelistrikan ini. Dengan tersedianya infrastruktur kelistrikan yang baik, maka kesejahteraan untuk wilayah tersebut juga akan meningkat,” ucap Ramadhan.

Kunjungan monitoring tersebut juga dihadiri oleh Senior Manajer Operasi dan Konstruksi Djoko Pribadi, Manajer UPP Kitring Kalbagtim 2 Faal Murreyza Dundah, beserta pejabat terkait lainnya. (dha)

Betrita tentang PLN UIP Kalbagtim

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved