News Video

NEWS VIDEO Jepang Kembali Tutup Akses Masuk untuk Indonesia dan 151 Negara dan Wilayah di Dunia

Pemerintah Jepang resmi melarang masuk semua warga negara asing guna menekan penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat.

Editor: Wahyu Triono

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Jepang resmi melarang masuk semua warga negara asing guna menekan penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat.

Akibatnya, Indonesia bersama 151 negara dan wilayah di dunia tak boleh lagi masuk ke Jepang sampai waktu yang tidak ditentukan.

Serta bagi pemegang zairyu card orang asing yang berdomisili di Jepang pun sementara tak bisa masuk Jepang apabila hingga 21/4/2021 berada di luar Jepang.

"Semua visa tidak berlaku lagi mulai kini dan pemegang zairyu card orang asing yang berdomisili di Jepang pun sementara tak bisa masuk Jepang apabila besok (21/4/2021) berada di luar Jepang, kecuali ada hal sangat khusus," papar sumber Tribunnews.com Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Pandemi Covid-19 di Jepang, Pemerintah Perpanjang Program Dana Tunjangan Cuti Bagi UKM

Namun untuk sangat khusus, misalnya saat ini kita berada di Indonesia, lalu tanggal 27 April 2021 harus datang ke pengadilan Tokyo, maka hal tersebut dimungkinkan untuk dapat masuk ke Jepang.

Selain itu untuk mahasiswa tingkat dua Universitas di Tokyo, pemegang zairyu card masih dapat masuk ke Jepang.

Ketentuan yang baru dan berlaku mulai 20 April 2021 adalah bagi negara yang memiliki mutan corona virus baru, misalnya Inggris, Brazil, Afrika Selatan dan Filipina

Dikutip dari Tribunnews.com, bagi warga negara tersebut, atau bagi warga Jepang yang memasuki Jepang, harus masuk karantina, hotel khusus yang ditunjuk pemerintah Jepang selama 3 hari.

Setelah itu harus di periska tes PCR kembali.

Baca juga: Orang Jepang Merasa Kesepian Lantaran Datang Pandemi Covid-19, Pemerintahnya Buat Kementerian Khusus

Penerbitan Visa Bisnis (yang masih berlaku) yang terbit sebelum 20 Maret 2020 pun akan mengalami kesulitan.

Hal ini karena harus ada surat sumpah dari sponsor yang ada di Jepang dan umumnya sponsor Perusahaan yang ada di Jepang tak mau mengeluarkan surat sumpah tersebut karena resiko terlali tinggi.

Sementara pemegang E-paspor (waiver visa) juga tidak berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, Pemerintah Jepang pada akhir tahun lalu juga melakukan penutupan akses bagi WNA yang akan masuk ke negaranya yang berlaku hingga Januari 2021.

Namun, bagi warga negara Jepang dan orang asing yang tinggal di Jepang masih diizinkan untuk kembali ke negara tersebut dengan protokol kesehatan yang ketat.(*)

Ikuti berita lainnya tentang News Video

Ikuti berita lainnya tentang kasus Covid-19 di Jepang

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved