Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Pemerintah Impor 3 Juta Ton Garam, KPPU Tegaskan Potensi Excess Supply Garam Lokal

Pemerintah naikkan jumlah impor garam, 1,8 juta ton garam lokal berpotensi tidak terserap oleh industri dan pasar konsumsi.

TRIBUNKALTIM.CO
Anggota KUB Harapan Baru sedang panen garam laut. Meski belum maksimal namun produksi capai 100 kg, padahal seharusnya 700 kg untuk satu unit, Rabu (21/4/21). TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah naikkan jumlah impor garam, 1,8 juta ton garam lokal berpotensi tidak terserap oleh industri dan pasar konsumsi.

Pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan jumlah impor garam industri sebesar 3 juta ton dari total 4,6 juta ton kebutuhan.

Terkait keputusan tersebut, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) angkat suara, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Tidak Banyak yang Tahu, Ternyata ini Manfaat Mandi Air Garam Bagi Tubuh, Membuang Racun Dalam Tubuh

Baca juga: Berikut ini Jenis Makanan-makanan yang Bisa Mencegah Penyakit Stroke, Kurangi Asupan Garam

Melalui konfrensi pers virtual, Deputi Bidang Kajian Advokasi KPPU, Taufik Ariyanto mengatakan keputusan tersebut menyebabkan adanya kemungkinan garam lokal berpotensi tidak terserap oleh pasar industri.

Kenaikan kuota impor yang terjadi di tengah ekonomi industri yang belum pulih dari tekanan pandemi ini menyebabkan adanya potensi sisa stok garam impor yang tidak terpakai oleh industri, masuk ke pasar garam rakyat.

Dengan perhitungan berdasarkan neraca garam 2021, di mana produksi dan stok dari tahun 2020 berjumlah 3,4 juta ton, ditambah dengan jumlah garam impor sebesar 3 juta ton dari keseluruhan 4,6 juta ton kebutuhan, kemungkinan akan ada 1,8 juta ton garam lokal yang tidak terserap di pasar industri dan pasar konsumsi.

"Sebenarnya garam nasional tahun 2021 lebih banyak digunakan untuk bahan baku industri yaitu sebesar 84% sementara kebutuhan untuk konsumsi rumah tangga hanya sebesar 325 ribu ton. Namun oleh karena alasan kualitas dan jaminan pasokan, pemerintah selama ini masih harus mengandalkan pasokan garam impor," jelasnya.

Baca juga: Sering Konsumsi Garam Himalaya, Ini Sederet Manfaatnya Bagi Kesehatan, Bisa Mengontrol Gula Darah

Halaman
12
Penulis: Bella Evanglista
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved