Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Kebijakan PPnBM Tingkatkan Penjualan Mobil Toyota di Balikpapan

Relaksasi pajak berupa penurunan tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ini, diambil untuk meningkatkan utilitasi industri otomotif

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AM
Dealer mobil Toyota Auto 2000 Sudirman Balikpapan meluncurkan produk baru mereka beberapa waktu lalu.TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI AM 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemerintah resmi menerapkan kebijakan relaksasi pajak per 1 Maret 2021.

Relaksasi pajak berupa penurunan tarif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) ini, diambil untuk meningkatkan utilitasi industri otomotif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menurut Senior Sales Executive Auto 2000 Jenderal Sudirman, Balikpapan, Wiwin Deru, relaksasi PPnBM kapasitas kurang dari 1.500 CC hanya berlaku untuk model kendaraaan non low cost green car (LCGC) dan non-komersial.

Baca Juga: Kobarkan Semangat Kartini, ShopeePay Ajak Perempuan Maju Raih Kesuksesan Bisnis dengan Melek Digital

Baca Juga: Dukung Pelaku Bisnis Semarakkan Ramadan, ShopeePay Talk Ungkap Tiga Strategi Tangkap Peluang Ramadan

"Kalau Toyota sendiri, ada enam varian kendaraan yang memperoleh PPnBM. Ada Rush, Veloz, Avanza, Yaris, Vios, dan Sienta," jelasnya, Jumat (23/4/2021).

Untuk diketahui, telaksasi PPnBM kendaraan bermotor diberlakukan untuk segmen mobil dengan kapasitas mesin kurang dari 1.500 CC.

Relaksasi ini dilakukan secara bertahap selama sembilan bulan.

Baca Juga: Awalnya Sekadar Sampingan, Bisnis Case Handphone Gebby Natasha Rambah Pasar Internasional

Baca Juga: GoFood dan Inkowapi Kerjasama Tumbuhkan Bisnis UMKM Perempuan

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved