Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Kebutuhan Uang di Balikpapan Naik, Bank Indonesia Beber Ada Indikasi Pemulihan Ekonomi

Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan perkirakan kenaikan jumlah kebutuhan uang, indikasi perekonomian mulai pulih.

Penulis: Bella Evanglista | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BELLA EVANGLISTA
Terjadi peningkatan jumlah kebutuhan uang selama hari raya Idul Fitri 1442 H, BI katakan ada indikasi pemulihan ekonomi, Sabtu (24/4/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan perkirakan kenaikan jumlah kebutuhan uang, indikasi perekonomian mulai pulih.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan virtual terkait Kondisi Inflasi Terkini Serta Kesiapan Penyediaan Uang Menjelang Idul Fitri 1442 H, Sri Darmadi Sudibyo selaku Deputi Direktur BI Balikpapan mengatakan.

Bahwa pihaknya telah memperkirakan adanya peningkatan pada jumlah kebutuhan uang di Kota Balikpapan, Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) selama periode Idul Fitri 1442 H, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga: BI Balikpapan Sebut Kebutuhan dan Persediaan Uang Jelang Idul Fitri Rp 1,95 Triliun

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, BI Balikpapan Dukung Sumber Air di Desa Rintik Penajam Paser Utara

Adapun kebutuhan sebesar Rp1,68 Triliun tersebut meningkat 89 persen (yoy) dibandingkan realisasi momen Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun 2020 sebesar Rp890 Miliar.

Peningkatan ini didukung oleh adanya pemulihan aktivitas ekonomi di tahun 2021.

Selain itu, meningkatnya kebutuhan uang tunai dipengaruhi oleh pembayaran THR, pola peningkatan konsumsi jelang lebaran, masih adanya budaya untuk berbagi.

Baca Juga: BI Balikpapan Beri Pelatihan Integrated Farming & Budidaya Ramah Lingkungan Petani Bawang dan Cabai

Serta kebijakan dan stimulus pemerintah kepada masyarakat selama periode penanganan dampak pandemi COVID-19," jelas Sri Darmadi Sudibyo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved