Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Gelar Apel Kebangsaan, Bupati tak Ingin Tiga Hal Perusak Persatuan Ada di Kutai Timur

Ancaman radikalisme dan terorisme yang bertujuan mengganti ideologi Pancasila berpotensi memecah-belah persatuan yang ada di daerah

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman membina Apel Kebangsaan bersama TNI-POLRI, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Ormas di Kutai Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO,SANGATTA - Ancaman radikalisme dan terorisme yang bertujuan mengganti ideologi Pancasila berpotensi memecah-belah persatuan yang ada di daerah.

Namun kekuatan persatuan dengan mengaplikasikan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, tentunya dapat memperkokoh nasionalisme.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman saat memberikan arahan dalam kegiatan Apel Kebangsaan, Senin (26/4/2021).

Baca Juga: Simpan Puluhan Paket Sabu dalam Lilitan Lakban, Pengedar di Kutim Berhasil Ditangkap Polisi

Baca Juga: Seorang Lansia Meninggal Akibat Covid-19 di Kutim, Kadinkes Akui Pasien 60 Tahun ke Atas Rentan

"Bhineka Tunggal Ika harus kita tegaskan dalam setiap momen, supaya persatuan selalu tertanam dalam diri kita," ujarnya saat diwawancarai usai acara.

Ardiansyah yakin apabila Bhineka Tunggal Ika bisa mengakar dalam kehidupan, sinergitas antar lembaga maupun kelompok bisa berjalan tanpa ada kendala.

Oknum pemecah-belah bangsa yang senantiasa menyebarkan ancaman dan rasa takut, tidak akan bisa menggentarkan negara yang dipenuhi jiwa-jiwa persatuan.

Baca Juga: Hasil Produksi Surplus, OPD di Lingkup Pemkab Kutim Borong 13 Ton Beras dari Kecamatan Kaubun

Baca Juga: Tim Macan Polres Kutim Tangkap Pelaku Judi di Poros Rantau Pulung-Batu Ampar

Halaman
12
Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved