Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Bentuk Posko Pengendali di Tiga Titik, Kapal Cargo Masih Bisa Beroperasi Tanggal 6-17 Mei

Pembentukan posko pengendalian dan pengawasan transportasi laut menjelang Idul Fitri digelar di ruang rapat Kantor KSOP Kelas III Kota Tarakan

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Pembahasan pos pemantauan mudik bersama Pemkot Tarakan dan unsur vertikal dilakukan di KSOP Kelas III Tarakan, Kamis (29/4/2021).TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO,TARAKAN - Pembentukan posko pengendalian dan pengawasan transportasi laut menjelang Idul Fitri digelar di ruang rapat Kantor KSOP Klas III Kota Tarakan, Kamis (29/4/2021).

Pembentukan posko tersebut mengantisipasi peniadaan mudik yang dikelurkan oleh Kementerian Perbubungan dan Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19.

Kepala Kantor KSOP Kelas III Kota Tarakan M.Hermawan menegaskan, pada tanggal 6 Mei -17 Mei 2021 mendatang, kapal khusus mengangkut penumpang yang akan keluar dari Provinsi Kaltara tidak akan beroperasi.

Baca Juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Keluar Masuk Tarakan Kalimantan Utara via Speedboat Masih Diperbolehkan

Baca Juga: Soal Izin Mudik Aglomerasi, Dishub Kaltim Tinggal Tunggu Persetujuan Pusat

Untuk pengawasannya sendiri sudah ada posko yang disiapkan oleh pihaknya.

Ada tiga posko pemantauan yang disiapkan.

Pertama di Pelabuhan Malundung, kedua Pelabuhan Tengkayu 1 dan ketiga Pelabuhan Penyeberangan Juata Laut.

"Pengawasannya nanti kita bekerja sama dengan KKP, TNI/Polri untuk mengawasi pergerakan kapal yang akan melakukan perjalanan jarak jauh," jelasnya.

Menyinggung soal jalur gelap yang diduga bisa saja akan digunakan oleh warga untuk keluar Kaltara lanjutnya pihaknya juga akan berkoordinasi dengan TNI/Polri.

Halaman
12
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved