Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Kemenag Kutim Sepakati Boleh Gelar Salat Ied di Masjid atau Lapangan, Asalkan Tetap Patuhi Prokes

Penurunan risiko penularanan Covid-19 di Kutai Timur menunjukkan tanda-tanda membaik beberapa minggu terakhir.

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Ilustrasi pelaksanaan salat berjemaah di Masjid Agung Al Faruq, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA- Penurunan risiko penularanan Covid-19 di Kutai Timur (Kutim) menunjukkan tanda-tanda membaik beberapa minggu terakhir.

Mencermati hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, H Nasrun telah menyepakati boleh salat Idulfitri secara massal di masjid atau lapangan.

Keputusan tersebut diambil usai meninjau potensi penularan Covid-19 di Kabupaten Kutai timur yang mulai mengalami penurunan secara bertahap.

Meskipun masih ada dua kecamatan berzona merah, Kabupaten Kutim tidak memenuhi syarat diberlakukannya PPKM Mikro karena persebaran pasien positif Covid-19 tersebar secara meluas.

"Jadi risiko penularannya tetap rendah sehingga beberapa waktu lalu kita sepakati diperbolehkan salat Idulfitri di masjid atau lapangan," ujarnya, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Pekan Pertama Puasa Ramadhan 2021, Arus Pemudik di Terminal Sangatta Kutim Justru Menurun

Yang terpenting adalah penerapan protokol kesehatan serta standar pelaksanaan salat di masa pandemi yang wajib dilakukan oleh yayasan atau pihak penyelenggara salat Ied, misalnya arahan untuk membawa perlengkapan salat masing-masing, pemberian dan pengawasan jarak antar jemaah, pembatasan kontak fisik yang berlebihan, dan lain sebagainya.

"Yang penting prokes tetap diberlakukan. Tidak boleh pihak yayasan atau takmir masjid atau panitia yang menggelar salat Ied lalai menerapkan ini," ucapnya pada TribunKaltim.co.

Selain itu, Nasrun juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang kondisi kesehatannya terasa kurang fit untuk melaksanakan salat Ied di rumah.

Golongan lanjut usia yang belum menerima vaksinasi Covid-19 juga dianjurkan agar menunda pelaksanaan salat Ied di tempat ramai karena rentan terpapar penularan Covid-19.

Berita tentang Kutim

Penulis: Syifa'ul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq

Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved