Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Peringati Hari Buruh, Disnaker Malinau Dorong Buruh Bentuk Serikat Pekerja, Cegah Penyelewengan Hak

Hari ini, tepat 1 Mei 2021 diperingati sebagai Hari Buruh Sedunia atau lebih dikenal dengan istilah May Day.

TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi sejumlah pekerja sedang melakukan pekerjaan konstruksi fasilitas pendidikan di Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU- Hari ini, tepat 1 Mei 2021 diperingati sebagai Hari Buruh Sedunia atau lebih dikenal dengan istilah May Day.

Mengacu data Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malinau (Disnaker Malinau), tahun 2020 lalu ada 27 aduan Perselisihan Hubungan Industrial yang ditangani Disnaker Malinau, melibatkan sebanyak 45 pekerja lintas perusahaan.

Dari jumlah tersebut 19 pekerja mengadukan hak/gaji dan 26 lainnya terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak.

Ketua Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum Kabupaten Malinau (PKBH), Sepiner Roben mengatakan, Hari Buruh Sedunia dijadikan momen untuk mengukur kesejahteraan pekerja/buruh di daerah.

Kesenjangan struktur membuka potensi tidak dipenuhinya hak-hak pekerja/buruh yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja.

Baca juga: NEWS VIDEO May Day, Sejumlah Buruh di Dekat Istana Negara Diamankan Polisi

"Secara struktur, ada kesenjangan antara pekerja/buruh dan perusahaan atau pemberi kerja. Hak-hak mereka bisa saja disalahgunakan," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Sabtu (1/5/2021).

Menurut Alumnus Fakultas Hukum Universitas Mulawarman tersebut, salah satu jalan bagi pekerja/buruh dalam menjamin terpenuhinya hak-haknya adalah dengan berserikat.

Kondisi ini, kata Sepiner Roben, diperburuk dengan pengesahan UU Cipta Kerja.

Upah dan hak-hak pekerja/buruh dipangkas dengan kehadiran UU tersebut.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved