Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi 212 Mart di Samarinda Masih Dipelajari Polisi

Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur mengaku masih mempelajari berkas kasus penyelewengan dana investasi di kios 212 Mart yang kini ramai

TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Polresta Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur mengaku masih mempelajari berkas kasus penyelewengan dana investasi di kios 212 Mart yang kini ramai diperbincangkan.

Lebih lanjut pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena menyampaikan bahwa laporan yang diterima pihaknya masih bersifat laporan tertulis (laptul).

"Ada laporannya. Dan itu masih laporan tertulis saja sampai sejauh ini. Pada intinya, berkas masih kami pelajari. Nantinya dari situ baru kami akan lakukan penyelidikan," tegasnya, Minggu (2/5/2021) hari ini. 

Kompol Andika Dharma Sena juga dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya masih sampai saat ini juga masih mempelajari berkas laporan tersebut.

Jajaran kepolisian juga belum mengambil langkah pemeriksaan saksi terkait dugaan penyelewengan dana investasi yang mencapai Rp 2 miliar lebih ini. 

Baca juga: Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi 212 Mart, Tim Advokasi Melapor ke Polresta Samarinda 

"Belum ada pemeriksaan, masih akan dirapatkan, yang begini (kasus investasi) tidak bisa buru-buru," ungkapnya. 

Menyinggung terkait jejaring kios 212 yang sangat santer dikait-kaitkan dan berafiliasi dengan kelompok-kelompok radikalisme di Jabodetabek, Kompol Andika Dharma Sena tak ingin berspekulasi terlalu jauh kearah tersebut 

"Kita tidak bisa langsung berpikir ke arah sana. Karena pemeriksaan saja belum dilakukan," tutupnya. 

Diberitakan sebelumnya I Kadek Indra Advokat LKBH Lentera Borneo, yang ditunjuk sebagai Ketua Tim dan Penasehat Hukum investor 212 Mart Samarinda didampingi rekannya Norita, menjelaskan duduk perkara awal sebelum memutuskan melaporkan kasus ini saat ditemui di Mako Polresta Samarinda, Jumat (30/4/2021) sore.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved