Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Badko HMI Kaltim-Kaltara Diskusi Publik, Ingatkan Pengelolaan Sungai Mahakam untuk Tingkatkan PAD

Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam atau Badko HMI Kaltim-Kaltara gelar diskusi publik, bahas urgensi pengelolaan Sungai Mahakam

HO
Foto bersama usai Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam atau Badko HMI Kaltim-Kaltara gelar diskusi publik, pada Minggu (2/5/2021). (HO) 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam atau Badko HMI Kaltim-Kaltara gelar diskusi publik, bahas urgensi pengelolaan Sungai Mahakam, upaya menjaga fungsi sungai dan peningkatan PAD Kaltim, Minggu (2/5/2021) lalu.

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama, Badko HMI Kaltim-Kaltara juga menginginkan Pemprov Kaltim memanfaatkan Daerah Aliran Sungai (DAS) sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Abdul Muis Ketua Badko HMI Kaltim-Kaltara mengungkapkan, bahwa jika Pemprov Kaltim dapat memaksimalkan potensi yang ada di Sungai Mahakam, pasti akan sangat berdampak positif pada PAD di Bumi Etam ini.

Baca juga: Badko HMI Kaltim-Tara Gelar Diskusi Publik di Samarinda, Peran Pemuda Mengawal SDA Kalimantan Timur

Seperti halnya, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang berjuang untuk mengelola Sungai Barito, seusai keluarnya UU tentang Pemda.

"Kaltim ini bisa lakukan hal serupa. Asal komitmen dan konsisten dalam berjuang," ujarnya Selasa (4/5/2021) melalui rilis yang diterima Tribunkaltim.co

Abdul Muis mengungkapkan, bahwa Sungai Mahakam ini membelah empat Kabupaten/Kota di Kaltim, yakni Samarinda, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, serta Kutai Barat.

Sungai Mahakam tempat berkembangbiaknya Pesut Mahakam itu, sebagai jalur lintas utama berbagai transportasi air, seperti halnya kapal ponton batu bara.

Ini membuat Sungai Mahakam memiliki peranan strategis dalam menyokong aktivitas perekonomian di Kaltim.

Baca juga: Sambut Kapolri Baru, Ini Tiga Poin Harapan Badko HMI Kaltimtara

Apalagi diketahui bahwa Kaltim sebagai daerah penghasil batubara terbesar di Bumi Pertiwi, yang perlu Sungai Mahakam sebagai lintasannya.

Kendati demikian Abdul Muis mendorong agar semua pihak terkhusus Pemprov Kaltim untuk mengambil peran dalam menjaga kelestarian dan keberlangsungan Sungai Mahakam.

"Dengan melakukan rehabilitasi/perawatan sungai bahkan dapat menjadikan alur Sungai Mahakam sebagai sumber PAD," imbuhnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Mathias Masan Ola

Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved