Breaking News:

Berita Penajam Terkini

Karyawan Perumda Benua Taka Penajam Paser Utara Beber Direktur Perumda Gagal Jalankan Fungsinya

Karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benua Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebut direktur perusahaan.

TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Situasi penyegelan kantor Perumda Benua Taka Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benua Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebut direktur perusahaan gagal jalankan fungsi sebagai direktur.

Hal itu dikatakan oleh salah satu karyawan yaitu Amiruddin selaku staf humas Perumda Benua Taka, dirinya menyebut pimpinan perumda benua Taka gagak menjalankan fungsinya karena tidak bisa memberikan hak atas gaji yang harus diberikan bagi Karyawan.

"Artinya apa yang disampaikan oleh Heriyanto selaku dirut saat di DPRD itu dia menggambarkan kegagalan atas menjalankan fungsinya (sebagai dirut," kata Amiruddin, Selasa (4/5/2021)

Dijelaskannya, diirnya bersama dengan karyawan lainnya telah diberikan harapan oleh dirut terkait pembayaran gaji yang telah menunggak selama 8 bulan, tetapi karyawan hanya memperoleh upah gaji 5 bulan kerja. Sehingga masih 3 bulan gaji yang masih menunggak.

Baca Juga: Perumda Benua Taka Penajam Paser Utara Belum Memberi Gaji, Karyawan Minta Hak Hingga Segel Kantor

Bahkan, Amiruddin dengan ekspresi wajah yang kesal, membandingkan masa kepemimpinan direktur yang baru dengan direktur perumda yang lama.

"Kita lihat dirut-dirut sebelum dia tidak pernah terjadi seperti ini. Bahkan selama jalan dua tahun (masa kepemimpinan dirut perumda yang baru) ini dia belum ada memasukan uang ke perumda, yang ada malah mengahbiskan khas yang di tinggalkan oleh dirut sebelumnya," ungkapnya.

Selain meminta hak atas gaji mereka, ada sebanyak 15 karyawan perusahaan itu diminta untuk mengundurkan diri secara sukarela oleh direktur perumda Benua Taka melalui surat keputusan yang berlaku sejak 1 April lalu.

Kami sempat diberikan surat untuk mengajukan pengunduran suka rela. Siapa yang mau? lebih baik kita gak kerja, Kenapa harus buat repot- surat mengundurkan diri, alasannya karena defisit keuangan dan kegiatan di kantor tidak ada," ujar Amiruddin.

Baca Juga: Peletakan Batu Pertama Ditandai Bangun Istana Negara di Sepaku Penajam, Target Tahun Ini Dijalankan

Halaman
1234
Penulis: Dian Mulia Sari
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved