Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Upah Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia Rp 300 Ribu, Disdik Nunukan Minta Dana BOS Setara Papua

Upah guru honorer di Perbatasan RI-Malaysia terbilang kecil, Dinas Pendidikan Nunukan minta dana BOS disetarakan seperti Papua.

TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Kabid Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Nunukan, Ridwan mengatakan gaji guru honorer bersumber dari dana BOS, sedangkan dana BOS setiap sekolah berbeda-beda tergantung dari jumlah siswa di suatu sekolah. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Upah guru honorer di Perbatasan RI-Malaysia terbilang kecil, Dinas Pendidikan Nunukan minta dana BOS disetarakan seperti Papua.

Nasib guru honorer di perbatasan RI-Malaysia masih jauh dari kata sejahtera.

Bagaimana tidak, pada berita sebelumnya, Daud, warga Desa Tau Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, mengaku sudah 18 tahun mengabdi menjadi guru honorer di Sekolah Dasar Negeri 001 Tau Lumbis, Kabupaten Nunukan.

Lulusan sarjana pendidikan itu, mengaku hanya mendapat upah Rp 300 ribu per bulan.

"Saya 18 tahun jadi guru honorer. Di sekolah itu ada 8 guru yang terdiri dari 2 orang lulusan S1 termasuk saya. Satunya lagi lulusan SMA. Sementara, 5 guru lainnya lagi berstatus PNS," ujar Daud.

Baca juga: Kisah Guru Mengabdi 10 Tahun di Kawasan Terluar Malinau, Nekat Merantau dan Sempat Ditentang Ortu

Kabid Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan Nunukan, Ridwan mengatakan gaji guru honorer bersumber dari dana BOS.

Sementara itu, dana BOS setiap sekolah berbeda-beda tergantung dari jumlah siswa di suatu sekolah.

"Per siswa dapat Rp 200 ribu per tahun dari dana BOS. Kalau di sekolah itu ada 20 siswa ya kalikan saja. Hasilnya dibagi lagi dengan jumlah guru honorer di sekolah itu. Nah, itulah yang diterima oleh guru honorer selama satu tahun. Sesuai Juknis dana BOS hanya 15 persen saja digunakan untuk membayarkan gaji guru honorer.

Bahkan ada guru honorer yang dapat gaji Rp 100 ribu per bulan," kata Ridwan kepada TribunKaltara.com, Senin (3/5/2021).

Halaman
123
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved