Breaking News:

Wawancara Eksklusif

WAWANCARA EKSKLUSIF-Direktur BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid, Jangan Follow Ustaz Berpaham Radikal

Ahmad mengatakan radikalisme banyak menjangkiti mereka yang berusia 20 sampai 39 tahun karena beberapa faktor

tribunnews
Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid, bersama jajaran manajemen Tribun Network 

Itu indikator awal. Kemudian ada indikator anti pemerintah. Ini indikator juga. Anti di sini bukan berarti oposisi.

Tidak selalu terkait dengan partai politik. Anti di sini adalah sikap membenci. Sikap, pokoknya apa yang dilakukan pemerintah salah.

Bukan berarti tidak boleh mengkritisi, tidaj boleh oposisi, itu keniscayaan dalam era demokrasi, silakan saja, tapi oposisi yang konstruktif, yang membangun, yang menjadi penyeimbang atau cek and balances.

Kalau mengkritik yo kritik yang Islami lah dengan akhlak, dengan lembut, yang membangun, yang memberi solusi. Bukan mencaci, memaki, nyinyir apalagi nyebar hoax. Ini indikasi awal.

Terhadap mereka-mereka yang seperti ini dilakukan moderasi beragama melalui strategi kontra radikalisasi.

Bagaimana itu?
Kontra radikalisasi itu kontra ideologi, kontra narasi, dan kontra propaganda.

Supaya orang yang sudah terpapar dalam kadar rendah atau menengah ini bisa moderat atau levelnya tidak naik menjadi level tinggi apalagi bergabung dengan tindakan atau jaringan teror.

Kemudian strategi pencegahan yang ketiga adalah deradikalisasi. Deradikalisasi ini asalah ipaya untuk mencegah.

Upaya untuk menghilangkan atau mengubah orang yang sudah terpapar radikal menjadi moderat atau paling tidak mengurangi kadar radikalnya.

Deradikalisasi ini adalah dilakukan untuk mereka yang sudah menjadi tersangka, terdakwa, terpidana, narapidana, maupun mantan narapidana yang belum moderat. Proses rehabilitasi. 

Halaman
1234
Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved