Breaking News:

Lebaran Idul Fitri 2021

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Idul Fitri di Kutim, Panduan Ibadah Diperketat

Kementerian Agama memiliki peran yang sangat besar dalam momentum keagamaan hari raya Idul Fitri pada tahun 2021 ini

TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Ilustrasi kegiatan ibadah salat di Masjid Al Faruq Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kementerian Agama memiliki peran yang sangat besar dalam momentum keagamaan hari raya Idul Fitri pada tahun 2021 ini.

Lonjakan penularan Covid-19 yang  umumnya terjadi di hari raya keagamaan dan libur panjang harus benar-benar dipertimbangkan.

Untuk itu, Kepala Kantor Kemenag Kutai Timur H Nasrun menyampaikan, panduan apa saja yang diperbolehkan, dibatasi, dan tidak diperbolehkan pelaksanaannya jelang Idul Fitri.

Baca Juga: Resmi Dilarang di Malinau, Tradisi Kunjungan Open House OPD Idul Fitri 2021 Ditiadakan

Baca Juga: Pejabat dan ASN di Nunukan Dilarang Open House Idul Fitri 2021, Disinggung Juga Buka Puasa Bersama

"Yang pertama, pelaksanaan salat Idul Fitri boleh dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan," ujarnya, Rabu (5/5/2021).

Umat muslim yang menjalankan ibadah salat Idul Fitri boleh melaksanakan di masjid atau lapangan terbuka.

Baca Juga: Jadwal Lebaran Idul Fitri 1442 H, Muhammadiyah Sudah Putuskan, Kapan Kemenag Sidang Isbat 1 Syawal?

Baca Juga: Open House Halal Bi Halal Idul Fitri 2021 Dilarang, Mendagri Tito Karnavian Tandatangan Surat Edaran

Namun, Nasrun mengimbau agar tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

Halaman
12
Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved