Breaking News:

Ramadhan 2021

Apakah Gigi Berdarah Bisa Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dan Hukum Gosok Gigi saat Puasa

Apakah gigi berdarah Bisa membatalkan puasa? Ini Penjelasan dan hukum gosok gigi saat puasa

Editor: Nur Pratama
ABSOLUTEDENTAL.COM/TRIBUNJOGJA
Ilustrasi gigi berdarah 

"Di saat Anda merasakan ada asin dan sebagainya, Anda ambil tisu lalu keluarkan, ada warna darah atau tidak. Jika tidak ada maka itu hanya perasaan saja," jelasnya.

Untuk itu, jika merasakan asin maka sebaiknya diperiksa dan jika tak ada maka yakini kalau itu bukan darah.

Sebab menurut Buya Yahya, tidak ada sesuatu pun yang keluar dari mulut kecuali darah, kalau ludah dari dalam, bukan dari gigi.

"Kalau sudah dipastikan tidak ada darahnya, Anda menjadi yakin, sehingga ketika shalat kemudian merasa asin ya bukan darah, kita yakini bukan karena hanya perasaan saja yang asin," tandasnya.

Tapi lain halnya jika darah yang keluar dari gusi atau gigi terus menerus.

"Tapi kalau misal ada yang diuji oleh Allah dengan gusi yang berdarah yang tidak henti-hentinya, maka hal yang semacam ini dimaafkan karena tidak bisa berhenti. Maka dimaafkan, dalam shalat sah, puasa juga tidak membatalkan," jelas Buya Yahya.

Namun, berbeda jika darah itu keluarnya kadang-kadang, maka sebaiknya memilih waktu shalat saat darahnya tidak keluar.

"Jika ternyata keluar maka Anda harus berusaha membuangnya,tidak boleh Anda menelannya," ujarnya.

Namun hal itu tidak berlaku jika darahnya keluar terus menerus, maka tidak perlu dibuang

"Meski darah hukumnya najis, tapi jika darahnya terus menerus keluar maka Anda dimaafkan. Tapi kalau jarang-jarang maka dibuang saja, jangan ditelan," tutupnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved