Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Bawa 225 Penumpang, KM Prince Soya Tiba di Pelabuhan Samarinda, Besok Kapal Tak Lagi Beroperasi

Kapal pengangkut penumpang dari Pare-Pare, Sulawesi Selatan tiba pada Rabu (5/5/2021) hari ini di pelabuhan Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kedatangan Kapal KM Prince Soya adalah kapal terakhir yang tiba di Pelabuhan Samarinda, Kaltim. Sebelum akhirnya berhenti sementara pasca aturan pelarangan mudik. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kapal pengangkut penumpang dari Parepare, Sulawesi Selatan tiba pada Rabu (5/5/2021) hari ini di pelabuhan Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. 

Ternyata kapal KM Prince Soya ini adalah kapal terakhir yang tiba di pelabuhan sebelum akhirnya berhenti beroperasi pasca pelarangan mudik lebaran 2021.

Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda, Slamet Isyadi dikonfirmasi Rabu (5/5/2021) menjelaskan, KM Prince Soya yang tiba hari ini membawa manifes penumpang dengan jumlah 225 orang dari Parepare, Sulsel. 

"Ini kedatangan terakhir di Pelabuhan Samarinda. Untuk masa larangan mudik nanti, intinya bukan kapalnya yang dilarang, tapi mudiknya ya. Kalau memang ada kapal yang mau beroperasi ya silakan, selama sesuai dengan syarat yang sudah ditentukan," tuturnya.

Pengecualian tersebut berlaku untuk pengiriman logistik, dan masyarakat yang mendapat pengecualian yang pernah diutarakannya pada pemberitaan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kapal Angkut Penumpang Terakhir Datang di Pelabuhan Samarinda, Berhenti Beroperasi 6 Mei 2021

"Nanti kami akan melakukan pemeriksaan jika ada masyarakat yang ingin bepergian saat larangan mudik, termasuk administrasi dan verifikasinya," ujar Slamet Isyadi.

Slamet Isyadi membeberkan ada dua syarat yang harus dipenuhi jika ingin bepergian saat periode larangan mudik. 

Pertama wajib melampirkan surat keterangan negatif Covid-19.

Kedua memiliki surat keterangan perjalanan dinas bagi ASN/TNI/Polri dengan tanda tangan dan cap stempel basah. 

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved