Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Ekonomi Daerah Turun Signifikan hingga -0,96%, Ketua DPRD Nunukan Sampaikan 6 Catatan untuk Pemda

Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Nunukan mengalami penurunan yang signifikan. Bagaimana tidak, laju pertumbuhan ekonomi Nunukan pada tahun 2019 l

TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS
Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, Rahma Leppa mengatakan, menurunnya ekonomi Nunukan akibat dari pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda. TRIBUNKALTARA.COM/FEBRIANUS FELIS 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Nunukan mengalami penurunan yang signifikan.

Bagaimana tidak, laju pertumbuhan ekonomi Nunukan pada tahun 2019 lalu sebesar 6,77 persen, sedangkan pada 2020 lalu turun hingga -0,96 persen.

Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Rahma Leppa mengatakan, menurunnya ekonomi Nunukan akibat dari pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda.

Sehingga, bukanlah semata-mata kegagalan pemerintah daerah.

"Ini akibat pandemi Covid-19. Kalau kita lihat data BPS pusat, laju pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2020 berada pada posisi -4,3 persen hingga -5,1 persen. Jadi bukan hanya ekonomi daerah yang turun. Dampaknya pada ekonomi skala nasional," kata Rahma Leppa kepada TribunKaltara.com, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Bupati Kubar FX Yapan Dilantik, Targetkan 100 Hari Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19

Tak hanya itu, Rahma Leppa juga menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Nunukan juga menurun pada tahun 2020, yakni sebesar 1,04 persen.

"IPM itu dapat menentukan level pembangunan suatu wilayah atau daerah. Selain itu IPM juga digunakan sebagai salah suatu indikator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU)," ucapnya.

Ketua DPC Hanura itu juga menyampaikan 6 catatan untuk Pemerintah Daerah (Pemda).

Satu diantaranya soal pemerataan ekonomi di seluruh wilayah.

Halaman
12
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved