Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Tepat Pukul 00.00 WIB, Penyekatan Mudik 2021 Dimulai, Jabodetabek 31 Titik, 17 Check Point, 14 Pos

Tepat pukul 00.00 WIB sudah masuk hari Kamis 6 Mei 2021, penyekatan Mudik 2021 dimulai, di Jabodetabek ada 31 titik, 17 check point, 14 pos penyekatan

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Warta Kota/Nur Ichsan
Sejumlah pekerja sedang memasang lampu penerangan di Pos Terpadu Lebaran 2021 di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (5/5/2021). Tepat pukul 00.00 WIB sudah masuk hari Kamis 6 Mei 2021, penyekatan Mudik 2021 dimulai, di Jabodetabek ada 31 titik, 17 check point, 14 pos penyekatan 

TRIBUNKALTIM.CO - Tepat pukul 00.00 WIB sudah masuk hari Kamis 6 Mei 2021, penyekatan Mudik 2021 dimulai, di Jabodetabek ada 31 titik, 17 check point, 14 pos penyekatan

Masuk hari Kamis 6 Mei 2021, mulai pukul 00.00 WIB, Direktorat Lalu Lintas ( Ditlantas ) Polda Metro Jaya akan mulai melakukan penyekatan mudik

Untuk ruas jalan di wilayah Jabodetabek menurut Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo mengatakan, setidaknya akan ada 31 titik yang diberlakukan penyekatan.

Dari 31 titik penyekatan di wilayah Jabodetabek juga akan dilengkapi dengan 17 check point dan 14 pos penyekatan.

Seluruhnya akan beroperasi tepat mulai pukul 00.00 WIB atau 24.00 WIB. 

"Mulai 24.00 WIB nanti larangan mudik, di Jabodetabek 31 titik, 17 cek point dan ada 14 pos Penyekatan mulai beroperasi mulai 24.00 WIB," kata Sambodo kepada awak media di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Lanjut Sambodo, pada penerapan penyekatan mudik ini nantinya setiap kendaraan yang melewati jalur tersebut akan dicek oleh petugas di lokasi.

Baca juga: PO Bus yang Mendapat Izin Pemerintah untuk Beroperasi selama Mudik Lebaran 2021, Perhatikan Tandanya

Kendati begitu kata Sambodo, akan tetap ada perjalanan masyarakat yang masuk dalam pengecualian, satu di antaranya yakni angkutan barang logistik.

"Semua kendaraan dicek baik kendaraan pribadi atau umum.

Bagi perjalanan yang dilarang selain non mudik seperti angkutan barang logistik, kedukaan atau mengantar orang sakit, serta ibu hamil yang ingin melakukan persalinan, di luar itu tidak boleh lakukan perjalanan," ujarnya menambahkan.

Tak hanya itu, untuk keperluan perjalanan dinas para masyarakat yang bekerja juga masuk dalam pengecualian perjalanan tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved