Liga 1
Liga 1 Harga Mati Bagi Persis Solo, Kaesang Pangarep Belum Puas dengan Skuat Mewahnya?
Target promosi ke Liga 1 jadi harga mati bagi Persis Solo. Klub kaya raya Liga 2 ini memboyong sejumlah pemain berstatus bintang memperkuat Persis
TRIBUNKALTIM.CO - Target promosi ke Liga 1 jadi harga mati bagi Persis Solo.
Klub kaya raya Liga 2 ini memboyong sejumlah pemain berstatus bintang memperkuat Persis Solo.
Bahkan, putra Presiden Joko Widodo ( Jokowi), Kaesang Pangarep, diperkirakan masih terus berburu pemain guna melengkapi kedalaman timnya.
Persis Solo yang saat ini dibesut Eko Purjianto menjadi salah satu tim kasta kedua sepak bola Indonesia yang paling aktif pergerakannya di bursa transfer pemain.
Tim berjuluk Sambernyawa itu sangat intens dalam membangun skuatnya demi mewujudkan impian bisa promosi menuju Liga 1 musim depan.
Baca juga: Piala Menpora 2021 Sukses Digelar, PSSI Tetapkan Tanggal Kick-off Liga 1 dan Liga 2
Di bawah komando Kaesang Pangarep, Persis Solo telah berhasil mendatangkan beberapa wajah baru untuk memperkuat timnya.
Wajah baru yang didatangkan manajemen Persis Solo bukanlah nama-nama sembarangan.
Sebagaimana misal lini depan yang menjadi titik fokus Eko Purjianto dalam membangun kekuatan Persis Solo menyongsong kompetisi musim ini.
Deretan nama beken yang telah teruji kualitas dan pengalamannya dipastikan akan menghiasi lini depan tim yang bermarkas di Stadion Manahan tersebut.
Dimulai dari nama Beto Goncalves yang telah sepakat untuk memperkuat Persis Solo musim ini.
Baca juga: NEWS VIDEO Karena Sikap Oknum Suporter, Persija Jakarta Ancam Tarik diri dari Liga 1 2021
Berbicara tentang Beto tentu semua pecinta sepak bola tanah air sudah mengakui kualitas dan sepak terjangnya sebagai salah satu bomber paling mematikan.
Sudah banyak klub besar Indonesia yang pernah dibela Beto mulai dari Persipura, Arema, Sriwijaya, Madura United, hingga Persijap.
Berbagai pengalaman yang telah dimiliki Beto tentu sangatlah diharapkan bisa membantu Persis Solo dalam mewujudkan ambisinya lolos Liga 1 musim depan.
Kehebatan Beto semasa masih membela Persipura, Sriwijaya, dan Madura United diharapkan bisa menular ke tim Persis Solo.
Meskipun telah berusia 40 tahun, Beto tetaplah dipandang sebagai penyerang berbahaya ketika telah berada di kotak penalti.
Baca juga: Karena Sikap Oknum Suporter, Persija Jakarta Ancam Tarik diri dari Liga 1 2021
Marinus Wanewar menjadi nama beken kedua yang dipastikan juga akan menghiasi starting lineup tim Persis Solo musim depan.
Kedatangan Marinus yang pernah menjadi tokoh penting Timnas Indonesia U22 merengkuh gelar juara Piala AFF berpeluang menjadi calon bomber menakutkan yang dimiliki Persis Solo.
Dengan postur yang menjulang dan kualitas skill yang dimilikinya, Marinus memiliki atribut untuk menuai sukses bersama Persis Solo.
Ada lagi sosok penyerang berikutnya yang tak kalah jago utamanya dalam urusan mencetak gol lewat sundulan yakni Assanur Rijal.
Assanur Rijal yang tampil memukau dalam gelaran Piala Menpora 2021 mampu menarik minat perhatian Persis Solo.
Baca juga: Update Liga 2, Daftar 27 Skuat Mewah Persis Solo yang Direkrut Kaesang, Trio Lini Depan Menakutkan
Terbukti, gelar top skor yang berhasil diraih Assanur Rijal pada turnamen tersebut membuat Persis Solo tak sungkan bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangannya.
Hadirnya Assanur Rijal tentu akan menjadi ancaman tersendiri bagi lawan tanding Persis Solo.
Meskipun tidak terlalu memiliki postur tinggi, kualitas sundulan dan kecepatan yang ia miliki menjadi sesuatu yang bisa dioptimalkan Eko Purjianto dalam mengeluarkan potensi eks pemain Persijara tersebut.
Alhasil hadirnya Beto Goncalves, Marinus Wanewar, dan Assanur Rijal seakan membuat lini depan Persis Solo terasa mewah.
Tentu kehadiran para pemain bintang itu diharapkan bisa membantu Persis Solo menuntaskan kerinduannya untuk bisa kembali tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Baca juga: Update Liga 2 Melihat Skuat Persis Solo, Kaesang Kumpulkan Pemain Timnas, Ada yang Pamit dari Persib
Sementara itu, kabar mengenai berlangsungnya Liga 1 dan Liga 2 menemui titik terang.
Namun, sebelum kompetisi resmi digelar, sejumlah agenda harus dilakukan oleh PSSI terlebih dahulu.
Salah satu agenda yang akan dilaksanakan PSSI pada 29 Mei 2021, yakni Kongres Tahunan PSSI 2021.
Rencananya Kongres Tahunan PSSI 2021 itu digelar di Jakarta.
Keputusan ini setelah dilakukan rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Senin (3/5/2021).
Baca juga: NEWS VIDEO Rumor Transfer, Striker Liga Belanda Siap Gabung Persis Solo, Cuitan Dibalas Kaesang
Rapat tersebut digelar secara virtual dan dipimpin oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan serta diikuti 13 dari 15 Exco PSSI.
Kongres Tahunan PSSI 2021 ini digelar sebelum Liga 1 2021 yang rencananya dihelat pada 3 Juli mendatang.
Ada beberapa agenda yang sudah disiapkan PSSI dalam kongres tersebut.
"Keputusan rapat Exco menetapkan Kongres Tahunan PSSI 2021 akan dilaksanakan seusai Hari Raya Idul Fitri pada 29 Mei 2021 di Jakarta."
"Kongres nantinya ada beberapa agenda yang akan digelar," ucap Mochamad Iriawan seperti BolaSport.com kutip dari laman resmi PSSI.
Baca juga: Liga 2, Beto Goncalves Merapat, Kaesang Buru 3 Pilar Utama PSM, Persis Solo Resmi jadi Galacticos
"Agenda kongres seperti laporan kegiatan serta keuangan PSSI 2020, program PSSI 2021, usulan agenda kongres dari anggota PSSI, pengesahan anggota, dan lain-lain."
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan bahwa ada beberapa agenda timnas Indonesia di 2021.
Seperti Kualifikasi Piala Dunia 2022, AFF U-15, AFF U-18, SEA Games, Piala AFF, AFF U-16 Putri, dan lain-lainnya.
"Kami juga menunjuk pelatih Ahmad Fadh Karim sebagai pelatih timnas eSports yang berhasil lolos ke FIFAe Nations Cup pada Agustus 2021 mendatang di Copenhagen Denmark," ucap Mochamad Iriawan.
Pada rapat Exco ini PSSI juga merencanakan kick off Liga 1 2021 dimulai pada 3 Juli mendatang.
Baca juga: Liga 2, Kaesang Masih Berburu, Pemain Naturalisasi Merapat, Bajak 3 Bintang Utama PSM ke Persis Solo
Untuk Liga 2 direncanakan dimulai dua minggu usai Liga 1 kick off.
Lalu nanti menyusul kompetisi Liga 3, EPA, Soeratin dan kompetisi lainnya.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menargetkan kick off Liga 2 2021 akan digelar pada 17 Juli mendatang.
Sebelum Liga 2 dimulai, PSSI terlebih dahulu menggulirkan Liga 1 pada 3 Juli 2021.
Ini merupakan target yang diusung PSSI untuk bisa menggulirkan kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021.
Baca juga: Update Liga 2 Kaesang Buat Persis Solo Jadi Tim Paling Agresif Buru Pemain Bintang di Bursa Transfer
Terlebih sudah satu tahun Liga 1 dan Liga 2 vakum akibat pandemi Covid-19.
“Dalam rencana kami, tanggal 3 Juli itu Liga 1 akan bergulir, kemudian 14 hari kemudian Liga 2,” kata Mochamad Iriawan.
“Kalau kami hitung dari tanggal 3 Juli, ya mudah-mudahan tanggal 17 Juli kick off Liga 2.”
“Maka akan semarak semua roda persepakbolaan Indonesia hidup kembali,” ucapnya menambahkan.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu optimis Liga 1 dan Liga 2 bisa bergulir musim ini.
Baca juga: Update Liga 2 Akhirnya Bintang PSM di Piala Menpora Respon Ketertarikan Kaesang, Menuju Persis Solo?
Salah satu alasannya karena Piala Menpora 2021 berjalan dengan lancar dan sesuai protokol kesehatan.
Piala Menpora 2021 menjadi pertaruhan bagi PSSI untuk mendapatkan izin keramaian kembali menggulirkan Liga 1 dan Liga 2.
Seiring berjalannya waktu, rupanya PSSI bisa menjalankan Piala Menpora 2021 dengan baik.
“Piala Menpora itu pertaruhan buat PSSI, apakah kami bisa menjalankan kompetisi dalam situasi Covid-19.”
“Dulu mungkin orang pasti mengira akan pesimis, susah, tapi ternyata kalau mau dan usaha keras pasti bisa.”
Baca juga: Update Liga 2, Tak Sembarangan, Pemain Rekrutan Kaesang untuk Persis Solo, Label Timnas & Top Skor
Banyak perwakilan pemerintah yang hadir langsung untuk melihat protokol kesehatan di Piala Menpora 2021.
Kata Iwan Bule, rata-rata mereka terkejut dengan ketatnya protokol kesehatan tersebut.
“Kemarin bisa dilihat protokol kesehatan kami lakukan secara ketat di semua pertandingan.”
“Bahkan Sekjen Kemenkes bilang ini super ketat,” ucap Iwan Bule.
Iwan Bule mengaku tidak enak dengan Kapolri Listyo Sigit yang harus menjalani swab antigen saat berada di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.
Baca juga: Ambisi Persis Solo ke Liga 1, Kaesang Boyong 3 Bintang Bali United Plus Eks Striker Persib-Arema FC
Kendati demikian, seluruh orang yang masuk ke dalam Stadion Manahan wajib di swab antigen.
“Artinya itu komitmen kami menyampaikan kepada pemerintah, bahwa itu dilakukan maksimal,” kata Iwan Bule.
Iwan Bule mengatakan PSSI sudah mengajukan rekomendasi bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 ke Satgas Covid-19.
Federasi sepak bola Indonesia itu juga berkomunikasi dengan Kemenkes dan Kemenpora.
Untuk selanjutnya, PSSI akan mengajukan izin keramaian secara resmi ke Polri.
Iwan Bule berharap semuanya bisa berjalan lancar.
“Dan Alhamdulillah, sinyal-sinyal itu sudah ada berkaitan dengan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2,“ kata Iwan Bule. (*)