Breaking News:

Virus Corona

Sepekan Terakhir Angka Kematian Akibat Covid-19 Meningkat, Larangan Mudik Pemerintah Dianggap Tepat

Setidaknya ada 5 daerah yang mengalami peningkatan kematian akibat virus Corona pada pekan ini. 

Editor: Januar Alamijaya
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ilustrasi Pemulasaran Jenazah Covid-19 di TPU Km 15, Balikpapan Kalimantan Timur, angka kematian akibat virus Corona meningkat dalam sepekan terakhir 

3 Varian Baru Virus Corona Masuk Indonesia, dari Inggris, Afsel dan India, Mana yang Lebih Bahaya?

Sejumlah varian baru virus Corona yang telah bermutasi ditemukan di Indonesia.

 Varian-varian baru tersebut diketahui berasal dari beberapa negara yakni Inggris, Afrika Selatan dan India.

Saat ini ada 3 varian baru yang dipastikan masuk ke Indonesia.

Yakni  B117, B1351, dan B1617.

Jubir vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian baru B117 berasal dari Inggris, kemudian B1351 asal Afrika Selatan, dan varian mutasi ganda dari India B1617.

"Varian B117 ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi sekitar 36 sampai 75 persen dibandingkan dengan jenis virus yang beredar sebelumnya,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

Nadia mengatakan, varian B117 saat ini merupakan varian yang paling banyak dilaporkan oleh orang dari berbagai negara.

WHO mencatat berbagai peningkatan kasus sampai 49% varian B117 yang bersirkulasi di Asia Tenggara.

Namun, di India varian B1617 justru yang mendominasi dibandingkan varian B117.

"B1617 yang disebut mutasi ganda ini sudah ditemukan di Singapura dan Malaysia,” kata Nadia.

Diketahui, Organisasi kesehatan dunia atau WHO menggolongkan B117, B1351, serta P1 sebagai varian of Concern atau varian yang diwaspadai.

VoC memiliki beberapa karakteristik yang bisa menyebabkan penularan yang lebih cepat (super spreader) dan dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit.

Sementara varian mutasi ganda dari India B1617 masih digolongkan sebagai varian of interest.

“Jadi seseorang yang terinfeksi dari gejala ringan kemudian dalam waktu singkat menjadi berat bahkan berujung pada kematian,” kata Nadia.

Baca juga: Ada WNA India Dikabarkan Positif Corona di Kota Samarinda, Ini Kata Plt Kepala Dinkes

Untuk mencegah penularan lebih meluas, Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas.

Situasi ini mengharuskan masyarakat mematuhi serius anjuran maupun aturan pemerintah.

“Tidak ada yang menjamin bahwa dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium yang negatif selama dalam perjalanan ataupun selama dalam proses kita menuju kampung halaman misalnya, kita tidak terpapar Covid-19,” kata Nadia.

(*)

Berita tentang Virus Corona

Berita ini telah tayang di Tribunnews dengan judul Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat Seminggu Terakhir, Larangan Mudik Langkah Tepat 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved