Breaking News:

Berita Nasional Terkini

Warga Surabaya Dipastikan tak Bisa Salat Idul Fitri di Masjid, Daerah Asal Mensos Risma Zona Oranye

Warga Surabaya dipastikan tak bisa salat Ied di Masjid, daerah asal Mensos Risma zona oranye.

TRIBUN KALTIM /CHRISTOPER D /DOK
Ilustrasi tradisi salat Ied berjamaah - Warga Surabaya dipastikan tak bisa salat Ied di Masjid, daerah asal Mensos Risma zona oranye. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru bagi warga Surabaya jelang Lebaran 2021.

Masyarakat Surabaya dipastikan tak bisa salat Idul Fitri di masjid atau lapangan.

Tradisi salat Idul Fitri berjamaah tampaknya tak bisa dilakukan warga Surabaya.

Lantaran daerah asal Mensos Risma alias Tri Rismaharini masuk dalam zona oranye Covid-19.

Untuk menekan penyebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan larangan salat ied di rumah ibadah atau lapangan.

Pemerintah mengimbau agar pelaksanaan salat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Hal itu juga disampaikan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi pada Sabtu (8/5/2021) kemarin.

Baca juga: UPDATE Mensos Risma tak Perpanjang BST 2021, Cek! PKH & BPNT Lanjut, Login cekbansos.kemensos.go.id

Baca juga: Di Balik Kisah Bos Besar KKB Menyerah, Ada Jeritan Hati Bongkar Penyiksaan Warga Papua dan Pendatang

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang warganya untuk melaksanakan salat Ied secara berjamaah di masjid maupun di lapangan demi menghindari persebaran Covid-19.

Hal ini dikarenakan Surabaya termasuk dalam zona oranye persebaran Covid-19.

“Salat Ied muncul dari Kemenag, yang warna merah dan zona oranye tidak boleh mengadakan salat ied bersama. Surabaya Salat Ied di rumahnya masing-masing. Suratnya baru keluar kemarin”, ungkap Eri saat memberikan keterangan pers (8/5).

Halaman
123
Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved