Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Indonesia - Bank Dunia Mantapkan FCPF EK-JERP

Pertemuan dilakukan untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan program penurunan emisi berbasis jurisdiksi di Kalimantan Timur (EK-JERP).

Editor: Syaiful Syafar
IST
BERJUANG DI KONGRES - Gubernur Kaltim H Isran Noor (duduk kiri) saat berjuang di COP/Kongres Perubahan Iklim Dunia ke-25 di Madrid, Spanyol, 2019 lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - The Government of Indonesia and The World Bank Joint Mission Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) East Kalimantan Jurisdictional Emission Reduction Program (EK-JERP) digelar Rabu-Jumat, 5-7 Mei 2021.

Misi kerja sama ini merupakan mekanisme koordinasi rutin yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia (KLHK) dan Bank Dunia.

Pertemuan dilakukan untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan program penurunan emisi berbasis jurisdiksi di Kalimantan Timur (EK-JERP).

Khususnya terkait pelaporan pertama Program Penurunan Emisi FCPF-Carbon Fund dibawah ERPA (Emission Reduction Payment Agreement) sudah berjalan efektif sesuai tata waktu yang dirancang.

"Program penurunan emisi berbasis yurisdiksi melalui skema FCPF Carbon Fund di Kalimantan Timur sudah dilaksanakan sejak Juni 2019 dan akan berakhir pada Desember 2024. Total emisi yang dapat diklaim adalah 22 Juta ton CO2eq," kata Kepala Biro Humas Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Kukuhkan 125 Kepala SMK/SMA/SLB

Selama pelaksanaan program ini akan dilaksanakan tiga kali periode pelaporan.

Saat ini tengah disusun laporan periode pertama terhadap program dan kegiatan yang dilaksanakan sejak Juni 2019- Desember 2020.

"Insentif akan diberikan oleh Bank Dunia kepada Kalimantan Timur apabila hasil verifikasi oleh independen verifikator terbukti terjadi penurunan emisi dari deforestasi dan degradasi," ungkap Ivan, sapaan akrabnya.

Program penurunan emisi berbasis yurisdiksi ini dibagi dalam lima komponen.

Komponen pertama terkait perbaikan sistem perizinan, percepatan pengakuan wilayah adat dan penyelesaian konflik.

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor: Tidak Ada Cuti Lebaran bagi ASN

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved