Liga 1
Dikenal Kerap Bermusuhan, Pendukung Persija dan Persib Kini Kompak soal Liga Tanpa Degradasi
Jak Mania dan Bobotoh kerapkali bentrok jika saling bertemu. Namun kini pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung mendadak jadi kompak.
TRIBUNKALTIM.CO - Pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung selama ini dikenal merupakan musuh bebuyutan.
Dalam bebrapa kesempatan, Jak Mania dan Bobotoh kerapkali bentrok jika saling bertemu.
Namun kini pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung mendadak jadi kompak.
Mereka satu suara mengomentari rencana Liga 1 2021 yang dilaksanakan tanpa degradasi.
Pendukung klub Persib Bandung dan Persija Jakarta kompak menolak rencana hilangnya degradasi di Liga 1 2021.
Rencana hilangnya sistem degradasi sendiri pertama muncul di rapat Exco PSSI pada 3 Mei lalu.
Baca juga: Nikah Lagi April 2021, Alfath Fathier, Bek Persija Beber Kisah Cinta 2 Minggu dengan Nadia Christina
Dalam rapat tersebut dikabarkan mayoritas perwakilan klub memohon agar sistem degradasi ditiadakan dulu,
Salah satu anggota Exco, Yoyok Sukawi menjelaskan setidaknya ada 13 klub dari Liga 1 yang menyarankan hal itu diberlakukan.
Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai menjadi alasannya.
"Jadi waktu rapat Exco PSSI ada surat masuk dari 13 klub Liga 1 dan 16 klub Liga 2 itu memohon kompetisi 2021 tanpa degradasi terlebih dahulu karena masih masa pandemi," kata Yoyok kepada BolaSport.com, (6/5/2021).
"Tetap ada promosi dari Liga 2 ke Liga 1 begitu juga dari Liga 3 akan ada promosi.
"Tetapi degradasinya ditiadakan dulu selama satu tahun," ujarnya.
Namun wacana tersebut sepertinya sulit terwujud.
Pasalnya banyak sekali pihak yang menolak rencana peniadaan degradasi Liga 1 2021.
Seperti contohnya dari dua kelompok suporter Persib dan Persija.
Ketua Viking Persib Club, Heru Joko secara tegas menyebut bahwa sebuah kompetisi harus menerapkan sistem degradasi.
"Sepak bola itu harus ada promosi dan degradasi karena itu penting," kata Heru.
"Wajib jadinya kalau menurut saya," ujarnya.
Baca juga: Bursa Transfer Persija, David da Silva Merapat, Dirumorkan Bakal Gantikan Posisi Marko Simic
Di lain sisi, Ketua The Jak Mania, Diky Soemarno menyebut jika Liga 1 2021 tanpa degradasi bakal menghilangkan persaingan antar klub.
Bahkan Diky menilai wacana itu akan membuat klub memilih menurunkan pemain seadanya karena tak adanya ancaman turun kasta.
"Ya tidak mungkin kami setuju liga tanpa degradasi, buat apa pakai pemain asing mahal-mahal kalau begitu mah," tulis Diky seperti dikutip BolaSport.com dari cuitan Twitter-nya, 7 Mei 2021.
"Persija lagi cari pelatih bagus, kalau liga tanpa degradasi ya pelatih kelas seadanya pasti yang diambil.
"Jadi saya rasa sikap Persija keliatan dari persiapan deh," imbuhnya.
Bursa Transfer Persija, David da Silva Merapat, Dirumorkan Bakal Gantikan Posisi Marko Simic
Sejumlah rumor mengiringi persiapan klub-klub Liga 1.
Salah satunya datang dari Persija Jakarta.
Seusai menjuarai Piala Menpora 2021, Persija dikaitkan dengan kedatangan striker baru.
Nama David da Silva dikabarkan bakal merapat ke Macan Kemayoran.
Bahkan disebut-sebut David da Silva bakal menggantikan Marko Simic.
Penyerang asal Brasil, David da Silva, dikabarkan akan merapat ke Persija Jakarta.
Isu ini mulai berkembang setelah David da Silva memberikan komentar emoji cinta di instagram Persija Jakarta.
Sontak warga net yang kebanyakan suporter Persija Jakarta, The Jakmania, langsung mengaitkannya.
Bahkan banyak yang bilang bahwa David da Silva berpeluang menggantikan Marko Simic di lini depan Persija Jakarta.
Marko Simic memang tampil kurang memuaskan di Piala Menpora 2021.
Striker asal Kroasia itu mendapatkan kritikan tajam karena hanya mencetak dua gol selama turnamen berlangsung.
Isu David da Silva ke Persija Jakarta juga adanya Osvaldo Haay.
Diyakini Osvaldo Haay bisa menjadi tandemi di lini depan Persija Jakarta bersama David da Silva seperti waktu mereka berdua memperkuat Persebaya Surabaya.
Baca juga: Marc Klok Mendadak Tinggalkan TC Timnas Indonesia dan Persija, Bergegas Pergi ke Bali
Terkait isu itu, Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, angkat bicara.
Menurutnya, terlalu dini untuk membicarakan pemain-pemain baru yang merapat ke Persija Jakarta.
"Terlalu prematur untuk berbicara pemain asing A atau pemain asing B merapat."
"Biarkan teman-teman menikmati euforia menjadi juara Piala Menpora ini," kata Mohamad Prapanca.
David da Silva saat ini tengah memperkuat klub asal Malaysia, Terengganu FC.
Peluang ia merapat ke Persija Jakarta cukup tipis.
Selepas menjadi juara Piala Menpora 2021, Mohamad Prapanca memutuskan untuk memberikan waktu libur ke para pemain.
Para pemain Persija Jakarta akan berkumpul kembali pada akhir Mei untuk menggelar persiapan menyambut Liga 1 2021.
Liga 1 2021 dikabarkan akan bergulir pada 13 Juli mendatang.
Persija Jakarta pun menyambut gembira dan akan mempersiapkan tim semaksimal mungkin.
"Hari ini kami sedang istirahat."
"Mungkin nanti Minggu depan kami baru akan berdiskusi untuk persiapan penambahan pemain di Liga 1," kata Mohamad Prapanca.
(*)
Berita tentang Persija Jakarta
Berita ini telah tayang di Tribunews dengan judul Pendukung Persib dan Persija Kompak Tolak Liga 1 Tanpa Degradasi