Breaking News:

Virus Corona

Hasil Tes Acak, 4.123 Pemudik Positif Covid-19, Pemerintah Khawatir Lonjakan Kasus Usai Lebaran

Sebanyak 4.123 pemudik dinyatakan positif Covid-19. Jumlah tersebut lebih dari setengah angka pemudik yang melakukan tes.

TRIBUNJOGJA/ Miftahul Huda
Ilustrasi Pos penyekatan mudik di Yogyakarta, lebih dari 4 ribu pemudik positif Covid-19 saat dilakukan pemeriksaan secara acak 

Jubir vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian baru B117 berasal dari Inggris, kemudian B1351 asal Afrika Selatan, dan varian mutasi ganda dari India B1617.

"Varian B117 ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi sekitar 36 sampai 75 persen dibandingkan dengan jenis virus yang beredar sebelumnya,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

Nadia mengatakan, varian B117 saat ini merupakan varian yang paling banyak dilaporkan oleh orang dari berbagai negara.

WHO mencatat berbagai peningkatan kasus sampai 49% varian B117 yang bersirkulasi di Asia Tenggara.

Namun, di India varian B1617 justru yang mendominasi dibandingkan varian B117.

"B1617 yang disebut mutasi ganda ini sudah ditemukan di Singapura dan Malaysia,” kata Nadia.

Baca juga: Selain Klaster Tempat Ibadah, Satgas Balikpapan Ungkap 1 Positif Covid-19 Tertular dari Tempat Kerja

Diketahui, Organisasi kesehatan dunia atau WHO menggolongkan B117, B1351, serta P1 sebagai varian of Concern atau varian yang diwaspadai.

VoC memiliki beberapa karakteristik yang bisa menyebabkan penularan yang lebih cepat (super spreader) dan dapat memengaruhi tingkat keparahan penyakit.

Sementara varian mutasi ganda dari India B1617 masih digolongkan sebagai varian of interest.

“Jadi seseorang yang terinfeksi dari gejala ringan kemudian dalam waktu singkat menjadi berat bahkan berujung pada kematian,” kata Nadia.

Untuk mencegah penularan lebih meluas, Nadia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi mobilitas.

Situasi ini mengharuskan masyarakat mematuhi serius anjuran maupun aturan pemerintah.

“Tidak ada yang menjamin bahwa dengan membawa hasil pemeriksaan laboratorium yang negatif selama dalam perjalanan ataupun selama dalam proses kita menuju kampung halaman misalnya, kita tidak terpapar Covid-19,” kata Nadia.

(*)

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved